POJOKSATU.ID – Kasus Yohanes Kanisius Seko (25) baru-baru ini semakin menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, Yohanes Kanisius Seko ditemukan dalam keadaan mengenaskan usai melakukan tindak amoral.
Yang mana, petugas house keeping sebuah vila ini diketahui gantung diri di kawasan pinggiran tebing Pantai Pecatu, Badung Bali.
Tidak heran, kasus ini ramai menyita perhatian publik terkait motif korban yang ditemukan bunuh diri tidak jauh dari lokasinya bekerja.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media bali.jpnn.com pada Selasa (4/2/2025) terkait kasus tersebut.
Dalam artikelnya, Yohanes dikonfirmasi merupakan seorang house keeping di salah satu vila kawasan Bali.
Baca Juga: Jual Lukisan Ratusan juta, Prabu Diaz Siap Sukseskan International Thudong 2025
Tidak hanya itu, korban disinyalir berkeja sebagai penjaga kebersihan vila ini tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Terlebih, dirinya sempat izin membeli makan di luar setelah selesai bekerja di sebuah vila tersebut.
“Korban yang berprofesi sebagai house keeping di sebuah vila di Pecatu ini hanya izin pergi untuk mencari makan,” jelas dikutip.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi terkait kasus tersebut.
Sukadi menuturkan bahwa korban pamit beli makan di luar pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 03.30 WITA.
“Korban meninggalkan rumah untuk mencari makan. Namun, setelah itu tak pernah kembali sampai ditemukan meninggal gantung diri,” ucapnya.
Baca Juga: Iwan Fals Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel: Fakta-Fakta Kasus Fitnah dan Pencemaran Nama Baik OI
Tidak heran, kasus ini ramai menyita publik lantaran korban ditemukan tewas di kawasan serupa tempat dirinya bekerja.
Terlebih, sepeda motor milik Yohanes juga ditemukan dengan kunci yang tertempel tidak jauh dari TKP.
Kendati demikian, kasus in tengah dalam penyidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian guna mengetahui motif korban bertindak amoral. ***



