POJOKSATU.id, Mempawah – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.

Memperingati Hari Mangrove Sedunia, HUT ke-79 Bhayangkara, dan HUT ke-80 Republik Indonesia, ANTAM turut ambil bagian dalam penanaman mangrove di Mempawah Mangrove Conservation (MMC), Kalimantan Barat, Rabu (6/8).

Kegiatan ini dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Penanaman mangrove ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat perlindungan kawasan dari ancaman abrasi.

Direktur Utama ANTAM, Achmad Ardianto, menyatakan aksi ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dipegang perusahaan.

“Sebagai pengelola sumber daya mineral, kami memahami peran vital ekosistem mangrove dalam menjaga garis pantai, mengurangi risiko abrasi, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Dukungan kami terhadap program Menteri KLH dan Kapolri ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi ekosistem dan masyarakat sekitar,” ujar Ardianto.

Hingga Juni 2025, ANTAM telah menanam lebih dari 1,16 juta bibit mangrove di lahan seluas 100 hektare di berbagai wilayah operasional, termasuk Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Kalimantan Barat.

Selain rehabilitasi dan penanaman, perusahaan juga melibatkan masyarakat pesisir serta kelompok tani hutan untuk pelatihan, pendampingan, dan edukasi lingkungan.

“Pelestarian mangrove bukan hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” tambahnya.

Melalui inisiatif ini, ANTAM berharap dapat membangun keberlanjutan jangka panjang, memperkuat perlindungan pesisir, dan memastikan warisan alam tetap terjaga untuk generasi mendatang.