POJOKSATU.id - Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan Nia Kurnia Sari, penjual gorengan di Padang Pariaman.
Kasus ini viral di media sosial dan mendapat perhatian publik lantaran pelaku telah melakukan hal yang sadis kepada gadis 18 tahun tersebut.
Terbaru, polisi menerjunkan tim Unit Satwa Polda Sumatera Barat dibantu personel Polres Padang Pariaman.
Dalam penyelidikan tersebut, polisi menerjukan anjing pelacak.
Ini dilakukan guna melakukan penelusuran dan mencari bukti-bukti serta petunjuk untuk mengungkap kasus pembunuhan ini.
Nia Kurnia Sari ditemukan meninggal dikubur di sebuah kebun di Korong Pasa Gelombang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.
Korban dikubur dengan kedalaman sekitar 1 meter di lokasi yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.
Keberadaan korban yang sempat dinyatakan hilang ini kali pertama diketahui anak-anak yang sedang bermain.
Saat itu mereka menemukan sebuah tali rafia yang keluar dari dalam tanah.
Ketika ditarik, tali rafia itu ternyata mengikat tangan korban yang terlihat keluar dan langsung dilaporkan kepada warga setempat.
Setelah lubang itu digali, korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan kedua tangan terikat ke belakang.
Karena itu polisi terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Kali ini menggunakan anjing pelacak.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol mengatakan, anjing pelacak diterjunkan ke lokasi untuk mencari sejumlah barang bukti yang belum ditemukan.
Agar mengenali korban, anjing pelacak diberikan jilbab yang diduga milik Nia Kurnia Sari.
Setelai membaui jilbab wana hitam itu, anjing pelacak langsung berlari dan membaui lokasi sekitar.
Anjing pelacak tersebut terus mengendus-endus dan makin menjauh dari titik awal.
Sampai akhirnya berhasil ditemukan sebuah baju warna hitam diduga milik korban.
Baju tersebut ditemukan di aliran irigasi sawah, tidak jauh dari lokasi.
"Tim berhasil menemunkan baju yang digunakan oleh korban yang dikenakan sebelum dinyatakan hilang," ungkap Faisol.
Faisol menyatakan, sampai saat ini penyidik masih terus mendalami kasus ini.
"Sampai saat ini sudah memeriksa 5 orang saksi yang merupakan orang terdekat korban," ungkapnya.
Baca Juga: Viral di X, Pelaku Pembunuh Nia Kurnia Sari Disebut 4 Orang, Semua Baru Tamat SMA
Sebelumnya, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti.
Diantaranya payung, sandal jepit, jilbab dan nampan untuk dagangan gorengan milik Nia Kurnia Sari.
Kemarin, AKBP Ahmad Faisol Amir menyampaikan bahwa penyidik sudah mengantongi nama terduga pelaku pembunuhan.
Akan tetapi dirinya tidak bisa mengungkap hal ini kepada publik karena merupakan ranah penyelidikan.
"Petunjuk terduga pelaku, ada petunjuk. Kami belum bisa sampaikan karena masuk dalam penyelidikan kami," ungkapnya, Selasa 10 September 2024.
Dugaan sementara, sebelum dihabisi, korban lebih dulu menerima tindak asusila atau rudapaksa oleh pelaku.
Selain itu, pelaku juga mencuri uang dan cincin korban yang sampai saat ini belum ditemukan.
Baca Juga: 17 Tahun Berumah Tangga, Ini dia Resep Harmonis Berumah Tangga Ala Dona dan Darius
Publik pun berharap agar pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari penjual gorengan di Padang Pariaman itu segera ditangkap karena tindakan sadisnya.**




