POJOKSATU.id, JAKARTA-- Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri memberikan analisa terkait tewasnya Brigpol Setyo Herlambang.

Reza Indragiri mempertanyakan penyebab kematian Brigpol Setyo Herlambang yang ditemukan meninggal usai pulang Jumatan di kamarnya di rumah dinas Kapolda Kaltara.

Menurut Reza Indragiri, bila merujuk pada kesimpulan pihak kepolisian yang menyebut penyebab meninggalnya Brigpol Setyo Herlambang karena kelalaian korban.

"Bagaimana cara polisi memastikan bahwa itu kecelakaan dan bukan bunuh diri atau lainnya?," tanya Reza saat dihubungi pojoksatu.id, Sabtu 23 September 2023.

Baca Juga: Polda Jateng Beberkan Kronologi Kecelakaan Tol Exit Bawen Semarang, Truk Tabrak 4 Mobil 9 Motor

Sedangkan kata Reza, jika melihat kronologi kejadian versi kepolisian, Brigpol Setyo Herlambang itu tewas tertembak akibat kelalaiannya yang terjadi pada pukul 13.10 WITA.

Jam kejadian korban meninggal itu, lanjutnya, terjadi pada jam kerja. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal bila Brigpol Setyo Herlambang meninggal karena kelalaian dalam penggunaan senjata api.

"Masih jam kantor. Mengapa ajudannya di rumah dinas Kapolda? Atau Kapolda pada saat itu masih istirahat di rumah?," tuturnya.

Harusnya sebagai ajudan, kata Reza, Brigpol Setyo Herlambang sudah stand by di depan rumah atasannya itu. Namun kemudian cerita kronologinya bak kejadian Ferdy Sambo.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Exit Bawen Semarang, Orang-orang Bergelimpangan di Jalan

"Ajudan semestinya stand by di depan rumah. Tidak malah ikut-ikutan istirahat di kamarnya," tegasnya.

Karena itu, Reza menyarankan pihak Polri harus mengusut tuntas kasus meninggalnya Brigpol Setyo Herlambang, termasuk harus memeriksa CCTV di lokasi kejadian.

"Mulai dari cek CCTV untuk membaca pergerakan dan posisi Kapolda," tegasnya.

Kejadian yang menewaskan ajudan Kapolda bernama Brigpol Setyo Herlambang terjadi pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 13.10 WITA di rumah dinas Kapolda di dalam kamar korban sendiri.

Baca Juga: Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin Puji PMII : Saya Diberi Ilmu dan Modal Skill Kepemimpinan

Di samping korban, ditemukan senjata api jenis HS-9 dengan nomor senpi: HS178837. Senjata api tersebut adalah milik korban sendiri yang merupakan inventaris dinas.

Hasil olah TKP sementara diyakini korban saat itu seorang diri di dalam kamarnya. Di sisi lain ditemukan senjata api di dekat korban.

Kabid Humas Polda Kaltara juga menepis dugaan Brigpol Setyo Herlambang tewas bunuh diri. Menurutnya ajudan Kapolda Kaltara ini meninggal karena lalai.

"Salah. Karena kelalaian senjata api," ujar Kombes Budi Rachmat, Jumat 22 September 2023.***