POJOKSATU.id - Kriminolog Reza Indragiri Amriel menyoroti pesan to you whom ever ibu dan anak tewas di Cinere, Depok.
Ibu dan anak tewas di Cinere, Depok, itu ditemukan sudah tinggal kerangka.
Para tetangga tidak menyangka ibu dan anak tewas di Cinere, Depok, itu telah meninggal dunia cukup lama.
Baca Juga: Rincian Hadiah China Open 2023, Jojo Menang Banyak Walau Cuma Sampai Semifinal
Pasalnya, warga menduga bahwa ibu dan anak itu tidak berada di rumah, melainkan ke luar negeri.
Untuk diketahui, pesan terakhir ibu dan anak tersebut ditemukan polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP pada Sabtu, 9 September 2023.
Pesan to you whom ever tersebut ditemukan polisi dalam sebah file di laptop milik korban di dalam rumah nomo 39 di Perumahan Bukit Cinere Indah tersebut.
Baca Juga: Wow, Fuji dan Asnawi Kedapatan Malam Mingguan Bareng dan Dinner Berdua, Jadian Nih?
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan, dari hasil olah TKP tersebut, penyidik mendapatkan petunjuk penting.
Yakni adanya pesan terakhir yang ditemukan di laptop.
"Satu petunjuk dari laptop yang diduga laptop korban yang berjudul, 'to you whom ever'," papar dia.
Baca Juga: Pernyataan Tegas Sekjen PDIP untuk Ketua DPC Gerindra Semarang, Singgung soal Barbarian
Di dalam laptop itu ditemukan tulisan yang intinya berisi siapa yang membaca tulisan tersebut maka penulis dan ibunya telah meninggal dunia.
"Jadi, di sana tertulis siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini, saya dan ibu saya sudah meninggal dunia," ucap dia.
Kendati demikian, penyidik belum bisa menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak tewas di Cinere tersebut.
Sampai saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti terkait temuan ibu dan anak tewas di Cinere Depok itu.
Bisa saja Ditulis Orang Lain
Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menyatakan hal serupa.
Jika diterjemahkan, pesan terakhir ibu dan anak tersebut memiliki makna yang mendalam dan seakan berkaitan dengan kematian keduanya.
Baca Juga: Mata Air
"Jadi, disana tertulis siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini saya dan ibu saya sudah meninggal dunia," jelas Kombes Hengki Haryadi.
Menurut Kombes Hengki Haryadi, pihaknya belum dapat menyimpulkan isi dari pesan tersebut karena masih perlu dilakukan analisa.
Selain itu, penyidik juga ingin memastikan siapa sosok yang membuat pesan terakhir dimaksud.
Baca Juga: Ternyata Cak Imin Belum Terima Uang Hasil Korupsi, Prof Romli Beberkan Tetap Bisa Dijerat
Sebab bisa saja pesan terakhir itu bukan dibuat oleh ibu dan anak tewas di Cinere tersebut.
“Biar nanti alat bukti yang akan mengarahkan kira-kira apa yang terjadi. Apakah ini matinya alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah suicide, bunuh diri. Atau homicide, pembunuhan," tandasnya.
Fenomena Sosial
Menanggapi hal itu, kriminolog Reza Indragiri Amriel menyebut pesan terakhir to you whom ever ibu dan anak tewas di Cinere itu memang memiliki makna yang tersirat.
Baca Juga: Ketua Gerindra Semarang Beri Penjelasan Soal Tudingan Pemukulan Pada Kader PDIP
Menurut Reza, file dokumen di laptop di lokasi ibu dan anak tewas di Cinere Depok mengindikasikan korban terisolasi saat masih hidup.
Reza menduga, to you whom ever itu mengindikasikan adanya relasi sosial yang begitu jauh dengan lingkungan sekitarnya.
Hal itu kemudian menjadi penanda orang-orang yang akhirnya mengalami depresi dan mengalami gangguan afektif.
Baca Juga: Kabar Terbaru Kasus Dugaan Pemukulan Kader PDIP oleh Ketua DPC Gerindra Semarang
Kedua korban, kata Reza, seperti sudah membayangkan jasadnya ditemukan lewat penemuan secara sengaja atau tidak oleh orang lain.
"Kalimat 'to you whom ever' mengindikasikan bahwa boleh jadi keluarga ini memang sudah terisolasi sedemikian rupa, sudah berjarak sedemikian jauh dari lingkungan sosialnya,” papar Reza, dikutip Pojoksatu.id, Minggu 10 September 2023.
Pakar psikologi forensik ini juga menilai kedua korban sendiri tak tahu jenazah mereka nantinya akan ditemukan oleh siapa.
Baca Juga: Kado Istimewa Buat Marselino Ferdinan, Indonesia U23 Cetak 9 Gol di Tanggal 9 Bulan 9
Pesan terakhir itu juga seperti surat random ditujukan kepada siapapun yang menemukan keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Kalau ini yang terjadi, maka kalimat 'to you whom ever' memang mengindikasikan adanya relasi sosial yang begitu jauh," bebernya.
Reza juga menyebut, pesan misteri itu seolah ibu dan anak tewas di Cinere itu sudah membayangkan bahwa jenazahnya akan ditemukan secara di kemudian hari.
Entah ditemukan secara sengaja atau tidak sengaja.
Baca Juga: Analisa Pengamat Ganjar Tampil di Tayangan Azan Magrib RCTI : Biar Dibilang Sosok yang Islami
Namun yang cukup mencengangkan adalah, kondisi teralienisasi itu ternyata adalah sebuah fenomena yang sudah biasa terjadi di kota-kota besar.
"Kita dapatkan suatu profil kecil tentang bagaimana relasi sosial orang yang mengakhiri hidupnya dengan lingkungan sosialnya pun itu menurut saya tidak terlalu mengejutkan," bebernya.***




