POJOKSATU.id, JAKARTA-- Mantan Presiden Jokowi baru mengumumkan ke publik bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 26 September 2026 lalu di Kota Bandung.

Padahal jauh-jauh hari atau sejak Oktober 2025 atau sudah hampir satu tahun Jokowi bergabung dengan partai besutan anak bungsunya Kaesang Pangarep ini.

Tentu ini menjadi pertanyaan bagi pengamat dan juga publik kenapa sekarang dan diumumkan di Bandung?

Jokowi menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung pada 26 September 2026.

Langkah Jokowi menunjukkan KTA PSI bernomor keanggotaan S337220257777777 tersebut untuk menjawab keraguan banyak pihak mengenai status politiknya.

Baca Juga: Hensa Sebut Belum Saatnya Jokowi dan Prabowo Bermusuhan, Gibran dan Ayahnya Diserang Terus

Pengamat politik Hendri Satrio memandang, pilihan Bandung sebagai tempat Jokowi menunjukkan posisinya bersama PSI menyiratkan sesuatu.

Menurut dia, Jawa Barat memiliki makna politik tersendiri karena merupakan wilayah yang lekat dengan basis dukungan Prabowo.

“Kenapa harus di Bandung pengumumannya? Kenapa harus di Jawa Barat? Jadi dia ingin berkomunikasi ke penguasa hari ini, Pak Prabowo, bahwa saya ada di kandang Anda nih. Ingat lho, Jawa Barat itu kandangnya Pak Prabowo,” ujar Hensa, sapaan karibnya, Rabu, 30 September 2026.

Baca Juga: Jokowi Pamer KTA PSI, PDIP Singgung Komentar Pedas Soal Ini

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu membandingkan pilihan tersebut dengan kemungkinan apabila Jokowi menyampaikan pesan politik serupa dari Solo atau Jawa Tengah.

“Kalau dia mau berhadapan dengan PDI Perjuangan atau Megawati, dia umumkan di Jawa Tengah. Tapi kenapa dia enggak umumkan di Solo? Kalau dia umumin di Solo, pasti dampaknya enggak besar. Tapi ini Jawa Barat, kandangnya Prabowo,” kata dia.

Jokowi mengaku baru mengumumkan keanggotaan tersebut karena menunggu momentum yang tepat. Dia mengaku resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

"Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya, bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang," kata Jokowi di Bandung.***