POJOKSATU.ID- Pancasila menjadi dasar negara Republik Indonesia yang seharusnya tak hanya dihafal, tapi ada tindak lanjut dalam mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Sedari dini para siswa sekolah diwajibkan untuk hafal ke-5 sila yang tertuang dalam Pancasila.

Namun, ada sebagian orang yang belum bisa menghafal 5 sila dalam Pancasila tapi mereka sudah mengamalkan nilai-nilainya.

Salah satu nilai-nilai yang diajarkan Pancasila adalah gotong royong, seperti yang dilakukan para siswa SMP di Bandung ini.

Angin kencang dan hujan deras yang mengguyur Bandung dan sekitarnya pada hari Kamis sore, 24 Oktober 2024 telah menyebabkan sebuah pohon besar tumbang.

Baca Juga: Anggota DPRD Karawang Soroti Disnakertrans yang Dinilai Gagal Atasi Pengangguran

Batang pohon yang cukup besar tersebut menutup jalan raya di daerah Kawaluyaan, Buah Batu, Kota Bandung.

Sehingga pengendara yang akan melintas, terutama mobil, tidak bisa melintasi jalan di daerah tersebut.

Saat hujan mulai agak reda, sejumlah siswa yang masih mengenakan seragam sekolah berinisiatif untuk menyingkirkan batang pohon tumbang yang menutupi jalan raya.

Puluhan siswa yang masih menggendong tas tak peduli hujan belum reda, mereka tampak antusias gotong royong dengan tenaga yang dimiliki menyingkirkan pohon tumbang tersebut.

Awalnya mereka kesulitan karena batang pohon tak sebanding dengan tubuh para siswa yang rata-rata kecil.

Baca Juga: Polsek Medan Baru Tangkap 2 Pelaku Pemerasan Berkedok Serikat Pekerja

Namun, bala bantuan datang dari teman-temannya hingga akhirnya pohon tumbang tersebut berhasil disingkirkan ke tepi jalan.

Disaat teman-temannya sedang berupaya menyingkirkan pohon, seorang siswa terlihat mengambil tugas untuk mengatur jalannya lalu-lintas agar tak terkena batang pohon yang akan digeser ke tepi jalan.

Usai berhasil disingkirkan, terdengar suara tepuk tangan dari sejumlah orang yang sedang berteduh di tepi jalan.

Para pengendara juga membunyikan klakson sebagai tanda ucapan terima kasih pada para siswa yang melakukan hal positif tanpa imbalan apapun.

Akhirnya, lalu lintas di daerah Kawaluyaan bisa kembali normal berkat para siswa yang secara sadar atau tidak, telah mengamalkan salah satu sila dalam Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.

Baca Juga: Gelar Diseminasi Grasi Berbasis Elektronik, Direktur Pidana: Ini Dapat Memangkas Proses Layanan Permohonan Grasi

Meskipun tidak ada jaminan para siswa ini bisa selamat dari omelan ibunya ketika sampai rumah.

Karena seragam, sepatu, dan tas yang mereka gunakan, sudah basah kuyup dan kotor karena melakukan aksi tadi.

Akan tetapi, jika ibu mereka mengetahui hal positif yang dilakukan putranya, mungkin akan jadi suatu kebanggaan.

Selain itu, para guru yang mengajar mereka di sekolah pasti akan bangga mengetahui bahwa ilmu yang diajarkan ternyata membuahkan hasil di dunia nyata.

Tidak diketahui secara pasti para siswa tersebut bersekolah di SMP mana, tapi sepertinya mereka semua dari satu sekolah yang sama.

Baca Juga: Gelar Diseminasi Grasi Berbasis Elektronik, Direktur Pidana: Ini Dapat Memangkas Proses Layanan Permohonan Grasi

Namun, jika merujuk pada daerah tersebut, kemungkinan para siswa ini bersekolah di SMP Setia Bhakti Bandung yang lokasinya tak jauh dari tempat pohon tumbang.

Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa dari pengendara atau pejalan kaki akibat tertimpa pohon tumbang. ***