POJOKSATU.id, BANDUNG - Demi akselerasi pengolahan sampah di tempat pembungan akhir (TPA), Pemkota Bandung jajaki kolaborasi dengan Kodam III Siliwangi.

Pada januari 2023, Kodam III Silwangi menciptakan berbagai alat pengolahan sampah Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Tak Miliki Izin, Pemkot Bandung Sisir Reklame Ilegal, Tiga Lokasi Ini Jadi Sasaran

Di antaranya pencacah sampah, pencetak briket, pencuci plastik, mesin hybrid burner, kompor bara api (Kobara) dan mesin pembuat garam serta biomass burner.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menuturkan, ada beberapa kelebihan dari mesin pengolah sampah yang bisa memaksimalkan kerja alat pengolah sampah yang kini ada di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Kota Bandung.

Ia menuturkan, alat tersebut sejenis RDF, sama seperti yang dikembangkan Pemkot Bandung di TPS (tempat pembuangan sementara)

"Hanya saja di sini lebih singkat waktu pengolahannya bisa selesai dalam hitungan jam. Tentu kami tertarik untuk menjalin kerja sama," ucap Yana usai peninjauan, Kamis (30/3/2023).

Jenguk Korban Reklame Roboh, Wali Kota Bandung Pastikan Pengusaha Harus Bertanggung Jawab

Karena itu, Pemkot Bandung akan melihat mekanisme kerja sama agar nantinya alat dan mesin pengolah sampah itu bisa diaplikasikan di beberapa TPS milik Pemkot Bandung.

Nantinya mesin-mesin pengolah sampah tersebut akan diaplikasikan di beberapa TPS milik Pemkot Bandung.

"Ada sekitar 135 TPS milik Pemkot Bandung, tentunya kita akan melihat TPS mana yang sudah representatif (instalasinya)," tuturnya.

Nantinya juga akan lebih dulu dilihat apakah TPS-TPS tersebut cukup representatif menggunakan alat dan mesin inovasi Kodam III Siliwangi. (*/pojoksatu)