POJOKSATU.id, JAKARTA— Kapolres Boyolali AKBP M Yoga Diptabuana Ilafi ternyata belum genap tiga bulan bertugas di Boyolali atau baru ditempatkan sejak 17 Juli 2024 lalu.
Kapolres lulusan Akpol 2003 ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Akpol Batalyon Tantya Sudhirajati ini lama berkiprah di KPK atau bertugas selama 6 tahun.
Berikut tujuh fakta-fakta Kapolres Boyolali AKBP M Yoga yang meninggal dunia Minggu (6/10) malam usai sempat hampir seminggu dirawat di rumah sakit usai kecelakaan di Tol Batang, Semarang, Jateng, Selasa (1/10) dinihari.
Baca Juga: Bukan Hanya Kapolres Boyolali yang Meninggal, Ajudan dan Sopir Ikut Tewas Kecelakaan di Tol Batang
1. AKBP M Yoga menjabat Kapolres Boyolali setelah menggantikan temannya AKBP Petrus Parningotan Silalahi yang kini menjadi Kapolres Sragen. AKBP M Yoga dilantik sebagai Kapolres Boyolali pada tanggal 17 Juli 2024.
2. AKBP Yoga meninggalkan seorang istri bernama Novi dan tiga orang anak. Fachruddin, ayah almarhum M Yoga mengatakan, anaknya itu meninggalkan seorang istri, satu anak laki-laki dan dua anak perempuan.
3. AKBP Muhammad Yoga Buanadipta Ilafi merupakan perwira polisi kelahiran Solo, Jawa Tengah. Ia lulus Akpol pada tahun 2003.
Baca Juga: Kapolres Boyolali Beserta Ajudan dan Sopir Wafat Usai Alami Kecelakaan Tragis di Tol Batang
4. Sebelum menjabat sebagai Kapolres Boyolali, AKBP M Yoga bertugas di KPK selama 6 tahun.
5. Berbagai jabatan di kepolisian pernah diemban oleh Muhammad Yoga. Pernah berdinas di Polda Maluku, Polda Kepri, Kalsel dan Sumatera Utara (Sumut).
6. Kapolres Boyolali AKBP M Yoga dimakamkan setelah sholat Zuhur di TPU Cilangkap, Kampung Banjaran Pucung, Tapos, Depok, Jawa Barat, Senin (7/10) siang. Alamat duka berada di Perumahan Bukit Novo, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
7. AKBP M Yoga beserta ajudannya Bripda Rio Risna dan sopir Bripda Vabrillian Dean Artono meninggal usai mengalami kecelakaan tragis di Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah. Ajudan dan sopir meninggal di lokasi kejadian.***




