POJOKSATU.id, JAKARTA—Sebanyak 11 sekretaris jenderal (sekjen) partai politik (parpol) merapat ke rumah dinas Menlu sekaligus Sekjen Gerindra Sugiono di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis malam, 13 Agustus 2026.
Sekjen partai yang hadir antara lain Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Sekjen Demokrat Herman Khaeron, Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Sekjen PKS Muhammad Kholid, dan Sekjen NasDem Hermawi Taslim.
Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Sekjen Partai Gelora Mahfudz Sidiq. Perwakilan partai nonparlemen antara lain Sekjen Partai Bulan Bintang, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur. Sementara Sekjen PPP disebut tidak hadir karena berhalangan.
Baca Juga: Dear Cinta
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai momentum dan komposisi peserta menunjukkan adanya upaya menjaga soliditas politik pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Pemerintahan tidak hanya membutuhkan dukungan di parlemen, tetapi juga kesinambungan komunikasi di antara partai-partai yang berada di dalam maupun di sekitar pemerintahan,” kata Amir, dikutip Minggu 16 Agustus 2026.
Menurut Amir, sekretaris jenderal partai merupakan salah satu simpul penting dalam komunikasi dan koordinasi politik.
Baca Juga: Beberapa Kerabat Saepul Pelaku Mutilasi Pancoran Mas Depok Ternyata Terjangkit HIV AIDS
Karena itu, berkumpulnya para sekjen dalam satu forum dapat menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai berbagai isu strategis.
“Pemerintah harus menjaga stabilitas koalisi, memastikan dukungan parlemen, sekaligus mengantisipasi dinamika politik yang berkembang di luar pemerintahan,” tegas Amir.
Ia mengatakan keberadaan para sekjen dalam satu forum menunjukkan jalur komunikasi politik antarpimpinan partai masih terus dipelihara.
“Yang menarik bukan hanya siapa yang hadir, tetapi bagaimana hampir seluruh simpul partai pendukung pemerintah dapat duduk bersama dalam satu forum,” kata Amir.***




