JEMBER, POJOKSATU.Id - Pemerintah Kabupaten Jember (Pemkab Jember) kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan “Mobil Cinta”.
Pada Kamis (8/10/2026), Bupati Jember Gus Fawait secara resmi meluncurkan 38 unit Mobil Cinta di RSD Balung.
Armada ini difungsikan khusus untuk mengantar pasien yang sudah sembuh kembali ke rumahnya masing-masing secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Jember, serta Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto.
Gus Fawait memaparkan bahwa program ini lahir dari temuan di lapangan terkait beban biaya transportasi yang sering mencekik warga miskin pasca rawat inap.
Meskipun biaya pengobatan di rumah sakit sudah digratiskan oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, warga kerap kali kebingungan saat hendak pulang.
"Pemkab Jember sesuai arahan Presiden Prabowo untuk betul-betul membela wong cilik, terutama mereka yang tidak mampu," tegas Gus Fawait.
"Warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit, ternyata pulangnya masih menanggung beban. Mereka kadang-kadang harus sewa mobil karena tidak punya kendaraan, dan bahkan harus berhutang. Maka hari ini kami meluncurkan Mobil Cinta,” imbuhnya.
Bupati juga menyoroti alasan mengapa Pemkab Jember memilih menggunakan mobil khusus alih-alih ambulance untuk mengantar pasien pulang.
Menurutnya, ada stigma sosial di tengah masyarakat terkait penggunaan ambulans.
"Ambulan itu menjemput yang sakit. Nah, ini (Mobil Cinta) mengantar yang sudah sehat. Masyarakat tidak mau kalau sudah sembuh diantar pakai ambulan, takut kaget tetangganya atau keluarganya, dikira kenapa-kenapa," jelas Gus Fawait.
Terkait sebaran armada, Gus Fawait merinci bahwa total 38 unit Mobil Cinta ini akan dialokasikan ke tiga Rumah Sakit Daerah (RSD) di Kabupaten Jember.
Rinciannya meliputi 15 unit untuk RSD Soebandi, 8 unit di RSD Balung, dan 8 unit di RSD Kalisat, ditambah 7 unit tambahan sehingga totalnya menggenapkan 38 armada siap pakai.
Lebih lanjut, Gus Fawait menyatakan komitmennya bahwa inovasi di sektor pelayanan dasar ini tidak akan berhenti hanya di tingkat rumah sakit.
Ke depannya, program layanan antar pasien pulang ini direncanakan akan diperluas jangkauannya.
"Untuk tahap awal kita fokuskan di tiga rumah sakit daerah. Namun setelah berjalan dengan baik, secara bertahap layanan serupa akan kita kembangkan dan siapkan hingga ke tingkat puskesmas," pungkas Gus Fawait.








