JAKARTA, POJOKSATU.id - Kuliah di luar negeri tidak selalu harus ditempuh melalui jalur masuk langsung ke universitas.
Bagi calon mahasiswa yang belum memenuhi persyaratan akademik atau kemampuan bahasa tertentu, tersedia jalur persiapan yang dikenal sebagai pathway.
Pathway dapat membantu calon mahasiswa memenuhi persyaratan sebelum masuk ke program pendidikan tinggi yang dituju.
Bentuknya berbeda-beda, tergantung negara, universitas, dan program studi.
Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, memahami pilihan pathway penting agar dapat menentukan jalur yang sesuai dengan kualifikasi yang sudah dimiliki.
Pathway Bukan Sekadar Jalur Masuk Kuliah
Secara umum, pathway merupakan jalur alternatif atau persiapan bagi calon mahasiswa yang belum dapat langsung masuk ke program pendidikan tinggi yang diinginkan.
Program ini dapat digunakan untuk memperkuat kemampuan akademik, bahasa Inggris, maupun keterampilan yang dibutuhkan sebelum mengikuti perkuliahan.
Di sejumlah negara, istilah pathway digunakan untuk berbagai bentuk pendidikan persiapan.
Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat ketentuan masing-masing institusi dan tidak menganggap semua pathway memiliki struktur yang sama.
Di Inggris Raya, misalnya, calon mahasiswa dapat menggunakan kualifikasi seperti A-Level atau International Baccalaureate (IB) sebagai bagian dari persiapan menuju pendidikan tinggi.
Sementara di Amerika Serikat, persyaratan masuk universitas dapat mencakup penyelesaian pendidikan menengah dan, pada program atau universitas tertentu, hasil tes seperti SAT atau ACT.
Dengan demikian, jalur yang harus ditempuh calon mahasiswa sangat bergantung pada sistem pendidikan dan persyaratan universitas tujuan.
Pathway Bisa Menjadi Jalan Saat Syarat Masuk Belum Terpenuhi
Pathway juga dapat menjadi pilihan ketika calon mahasiswa belum memenuhi persyaratan masuk langsung.
Program tersebut dirancang untuk membantu peserta memenuhi kriteria akademik atau bahasa sebelum melanjutkan ke program utama.
Beberapa pathway bahkan memungkinkan peserta memperoleh kredit akademik yang dapat diperhitungkan ketika melanjutkan ke program pendidikan tinggi.
Namun, pemberian kredit dan mekanismenya bergantung pada kebijakan institusi yang dituju.
Karena itu, calon mahasiswa perlu memastikan hubungan antara program pathway dan universitas tujuan sebelum mendaftar.
Australia Punya Beberapa Pilihan Pathway
Australia menjadi salah satu negara yang secara resmi menyediakan berbagai pilihan pathway bagi calon mahasiswa yang belum memenuhi persyaratan masuk langsung.
Menurut informasi resmi Study Australia, pilihan tersebut mencakup Foundation Studies, Vocational Education and Training (VET), serta English Language Intensive Courses for Overseas Students (ELICOS).
Masing-masing memiliki tujuan dan karakteristik berbeda.
1. Foundation Studies
Foundation Studies merupakan program persiapan untuk masuk ke pendidikan sarjana di universitas atau penyedia pendidikan tinggi lainnya.
Program ini umumnya mencakup mata pelajaran wajib dan pilihan yang dapat disesuaikan dengan bidang studi yang akan ditempuh.
Foundation Studies biasanya berlangsung sekitar enam bulan hingga satu tahun, meskipun durasi dapat berbeda berdasarkan program dan penyelenggara.
Program ini juga dapat memberikan dukungan kemampuan bahasa Inggris.
Bagi calon mahasiswa Indonesia, Foundation Studies dapat menjadi pilihan jika kualifikasi pendidikan sebelumnya belum sesuai dengan persyaratan masuk langsung program sarjana Australia.
Cari program Foundation Studies di Australia
2. TAFE atau VET
Jalur lainnya adalah Vocational Education and Training (VET), termasuk program yang ditawarkan melalui institusi Technical and Further Education atau TAFE.
Program Certificate atau Diploma dapat menjadi jalur menuju universitas.
Selain mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tertentu, peserta pada program yang relevan dapat memperoleh kredit akademik untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Durasi program TAFE atau VET dapat berkisar antara enam bulan hingga tiga tahun, tergantung program yang dipilih.
Jalur ini juga memberikan pengalaman keterampilan yang lebih berorientasi pada kebutuhan industri.
Cari program TAFE dan VET di Australia
3. Kursus Bahasa Inggris atau ELICOS
Calon mahasiswa yang terkendala kemampuan bahasa Inggris dapat mempertimbangkan English Language Intensive Courses for Overseas Students (ELICOS).
Program ELICOS membantu peserta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebelum melanjutkan ke program VET maupun pendidikan tinggi.
Jenisnya dapat mencakup bahasa Inggris umum, profesional, maupun akademik.
Durasi ELICOS juga bervariasi, mulai sekitar lima minggu hingga satu tahun, bergantung pada program dan kebutuhan peserta.
Jalur ini dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang secara akademik sudah memiliki kualifikasi yang cukup, tetapi masih perlu memenuhi persyaratan bahasa Inggris.
Cari program ELICOS di Australia
Cari universitas dan program kuliah di Australia
Pilih Pathway Sesuai Kondisi dan Tujuan
Tidak semua calon mahasiswa membutuhkan pathway yang sama.
Jika persoalannya adalah kesiapan akademik untuk masuk program sarjana, Foundation Studies dapat menjadi salah satu pilihan.
Sementara itu, calon mahasiswa yang ingin memperoleh keterampilan vokasi sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi dapat mempertimbangkan VET atau TAFE.
Adapun peserta yang perlu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dapat memilih ELICOS.
Study Australia juga menyarankan calon mahasiswa mempertimbangkan biaya, dukungan selama studi, lingkungan belajar, gaya program, lokasi, serta persyaratan program pendidikan yang ingin dituju.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan apakah pathway yang dipilih memiliki hubungan resmi dengan universitas tujuan dan apakah hasil studinya dapat memberikan kredit akademik.
Pilihan universitas dan program sarjana dapat dicari melalui Course Search resmi Study Australia.
Jangan Salah Memahami Istilah Pathway
Pathway bukan berarti semua peserta pasti dapat melanjutkan ke universitas tertentu setelah menyelesaikan program.
Persyaratan lanjutan tetap bergantung pada universitas dan program studi yang dituju.
Karena itu, sebelum mendaftar, calon mahasiswa perlu mengecek persyaratan secara langsung kepada penyedia pathway dan universitas tujuan.
Untuk Australia, informasi resmi juga menyediakan pencarian institusi dan program, termasuk sekolah, ELICOS, VET, hingga perguruan tinggi. Persyaratan akademik dan bahasa Inggris dapat berbeda untuk setiap program.
Bagi WNI yang ingin kuliah di luar negeri tetapi belum memenuhi persyaratan masuk langsung, pathway dapat menjadi salah satu jalan untuk mempersiapkan diri.
Yang terpenting, pilih program berdasarkan kebutuhan pribadi, persyaratan universitas tujuan, biaya, serta kemungkinan melanjutkan ke program pendidikan tinggi yang diinginkan.







