POJOKSATU.id - Tiga siswa Sekolah Rakyat berhasil mencatatkan prestasi dalam Olimpiade Bahasa Asing 2026 tingkat nasional. 

Mereka menjadi juara pertama pada kategori Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Mandarin setelah bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Pengumuman pemenang dilakukan dalam malam puncak Awarding Night di Yogyakarta pada 23 Oktober 2026. 

Ajang ini menjadi ruang bagi para siswa Sekolah Rakyat untuk menunjukkan kemampuan berbahasa sekaligus membuktikan bahwa latar belakang sosial ekonomi bukan penghalang untuk meraih prestasi.

Adapun tiga peraih juara pertama tersebut adalah Misfan Nazril Faturrahman dari SRMA 13 Bekasi untuk kategori Bahasa Inggris, Andi Zahra Syahwah dari SRT 1 Jakarta Pusat pada kategori Bahasa Arab, serta Siti Safarahayu dari SRMA 31 Pekanbaru untuk kategori Bahasa Mandarin.

Kompetisi ini diikuti pelajar dari 196 lokasi Sekolah Rakyat Menengah Atas di seluruh Indonesia. 

Mereka berkompetisi dalam tiga cabang bahasa yang dinilai dapat memperluas wawasan, keterampilan komunikasi, dan peluang generasi muda untuk bersaing di tingkat lebih luas.

Perjuangan Peserta hingga Malam Penganugerahan

Perjalanan menuju podium juara tidak berlangsung singkat. 

Para peserta terlebih dahulu mengikuti babak semifinal di Cibinong pada 25 September 2026, kemudian melanjutkan persaingan ke babak final pada 14 Oktober 2026 sebelum pemenang diumumkan dalam malam penganugerahan.

Setiap cabang memiliki bentuk penilaian yang disesuaikan dengan kemampuan berbahasa yang diuji. 

Pada kategori Bahasa Inggris, misalnya, peserta menghadapi penilaian kemampuan menulis atau writing dan berbicara atau speaking.

Sementara itu, peserta Bahasa Arab menjalani penilaian berbasis unjuk kerja melalui monolog dan sesi tanya jawab. 

Rangkaian tersebut dirancang untuk menguji kemampuan peserta secara lebih menyeluruh, bukan sekadar penguasaan kosakata.

Ajang ini turut melibatkan dewan juri dari Xinya College/Universitas Tarumanagara, Indonesia International Education Foundation (IIEF), dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ketua Karang Taruna periode 2025-2030, Budisatrio Djiwandono, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X turut hadir dalam malam puncak tersebut.

Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna 2026, yang bertepatan dengan momentum Hari Lahir Karang Taruna pada 26 September. 

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran Karang Taruna sebagai mitra pemberdayaan generasi muda.

Sebelumnya, Virgo Sulianto, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pemberdayaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial sekaligus anggota steering committee Pengurus Karang Taruna, menekankan pentingnya membangun kemampuan dan kepercayaan diri siswa melalui kompetisi.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin memicu kapasitas sekaligus mental siswa Sekolah Rakyat. Bukan hanya kemampuan atau skil yang kita bangun, tetapi juga perubahan mental, kepercayaan diri, dan keberanian mereka untuk meraih mimpi," kata Virgo saat membuka semifinal.

Ia juga menegaskan bahwa siswa Sekolah Rakyat memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya, tanpa dibatasi status sosial maupun ekonomi.***