POJOKSATU.ID - Terbentuknya 40 ribu koperasi desa merah putih di seluruh Indonesia pada Bulan Mei 2025 merupakan suatu keberhasilan dari kerja keras seluruh Jajaran Kementerian Koperasi dan Pemerintah Daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat Desa.
Ketua umum Dewan Pimpinann Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonedia, Dedi Siregar mengatakan Kementerian yang dipimpin Budi Arie fokus dengan Program Nasional percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat.
“Budi Arie tidak terpengaruh dengan Framing negatif judol, Menteri Koperasi fokus bekerja untuk rakyat,” kata Dedi, Senin 26 Mei 2025.
Menurut Dedi, Kopdes Mereh Putih merupakan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi di pedesaan.
“Kami menduga framing negatif pada Budi Arie untuk melemahkan program unggulan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Farhan Jenguk Polisi Korban Pengamanan Persib: Bentuk Sinergi dan Kepedulian Forkopimda
Dedi mengapresiasi masyarakat yang telah cermat bahwa narasi yang memframing negatif Budi Arie merupakan sesuatu yang jahat dan tidak benar untuk menghambat Kementerian Koperasi.
“Rakyat sudah jenuh dengan hoax seputar judol dan isu negatif hasil rekayasa untuk membunuh karakter pejabat negara seperti Budi Arie,” ujarnya.
Dedi mengapresiasi Kementerian Koperasi yang telah mencatat 40 ribu unit KopdesMerah Putih telah terbentuk hingga 23 Mei 2025, merupakan separuh dari target nasional sebanyak 80 ribu Kopdes yang direncanakan Pemerintah di seluruh Indonesia.
“Isu Budi Arie menerima aliran dana Judol disinyalir untuk kepentingan politik kelompok tertentu dengan tujuan mengganggu stabilitas politik nasional,” tutupnya.***




