POJOKSATU.id, Pangandaran — Insiden kebakaran melanda area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.46313 di Jalan Raya Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (21/8) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Kebakaran yang melibat satu unit sepeda motor milik konsumen tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas SPBU sehingga tidak meluas.

Dugaan awal menyebutkan bahwa api bersumber dari korsleting sistem kelistrikan pada sepeda motor konsumen saat mesin hendak dinyalakan (starter).

Baca Juga: KPR di Danantara Housing Expo 2026 Ditargetkan Tembus Rp 200 Miliar per Bank BUMN

Kendati demikian, penyebab pasti insiden ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat.

Mengetahui adanya percikan api, para petugas SPBU yang bersiaga langsung mengambil tindakan cepat.

Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB), kobaran api dapat dilokalisasi dan dipadamkan dalam waktu singkat.

Baca Juga: Gak Cuma Gelar Jalan Sehat, PP Kahyangan Jember Beri Reward ke Penyelamat Aset Perusahaan, Dirut: Perkuat Rasa Saling Memiliki

Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Arya Yusa Dwicandra, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

"Petugas di lapangan bergerak sesuai prosedur penanganan darurat menggunakan APAR dan APAB sehingga api cepat dipadamkan. Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini," ujar Arya Yusa Dwicandra saat memberikan keterangannya.

Kerugian material sejauh ini tercatat berupa satu unit sepeda motor milik konsumen dan penggunaan sarana alat pemadam kebakaran.

Baca Juga: Universitas vs Institut, Apa Bedanya? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa

Sebagai langkah pengamanan, area Dispenser 4 saat ini telah disterilkan dan dipasangi garis polisi oleh Kepolisian Resor Pangandaran.

Arya menegaskan bahwa aspek keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan (Health, Safety, Security & Environment/HSSE) senantiasa menjadi prioritas utama Pertamina Patra Niaga dalam setiap kegiatan operasional.

"Evaluasi, pembinaan, serta penguatan penerapan standar keselamatan terus kami lakukan secara berkala di seluruh jaringan SPBU. Keamanan dan kenyamanan masyarakat saat bertransaksi energi adalah komitmen utama kami," tambahnya.

Baca Juga: Latihan Soal OSN Final Informatika 2026 SMA Sederajat, 20 Soal Algoritma dan Pemecahan Masalah Komputasional

Layanan BBM Dialihkan ke SPBU Terdekat

Agar pelayanan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat Pangandaran dan sekitarnya tetap berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga telah mengalihkan operasional BBM ke dua lokasi SPBU terdekat.

Masyarakat dapat mengisi BBM di SPBU 3446301 yang berjarak sekitar 3 kilometer, atau SPBU 3446319 yang berjarak sekitar 4,4 kilometer dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Gempa Susulan Flores Capai 4.258 Kali, BMKG Prediksi Masih Berlangsung hingga 4 Minggu

Pertamina juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi tata tertib dan prosedur keselamatan selama berada di area SPBU, serta bijak dalam mencerna informasi dengan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi.

Masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai operasional SPBU Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135 atau melalui surel [email protected].***