POJOKSATU.ID - Laskar Macan Ali Nuswantara menggelar milad ke-7 dipusatkan di alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon.

Pada Milad ini, ribuan anggota Laskar Macan Ali dari seluruh Nusantara hadir dan mengikuti berbagai kegiatan.

Panglima Tinggi Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz menuturkan, Milad ke-7 ini sangat spesial. Pasalnya angka 7 merupakan sakral oleh karenanya Milad ini menjadi pembeda dari milad sebelumnya.

Dikatakan Mamo sapaan akrabnya, Milad ke-7 ini pihaknya akan menyuguhkan pertunjukan berbagai seni budaya dari berbagai daerah. Kirab agung nuswantara, komunitas keagamaan dan padepokan.

Baca Juga: Pertamina Lakukan Studi Pertamax Green Disubsidi, Dicampur BBN Etanol 7 Persen

"Dari seni budaya disuguhkan seperti debus, tari dan lainnya. Untuk kirab dimulai dari Balaikota Cirebon dan finish di Alun-alun Sangkala Buana diikuti dari berbagai latarbelakang, komunitas keagamaan," tuturnya, Sabtu (14/10/23).

Mamo menjelaskan, pada Milad ke-7 ini pihaknya mengusung tema 'Satu Rasa, Satu Hati, Satu Komando' yang mengandung banyak makna filosofi.

"Artinya, kita semua memiliki rasa sama dibawah NKRI yang Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila. Satu hati, yakni sama-sama kita semua bergandengan tangan karena Indonesia negara yang pluralis dan toleran. Satu komando, bahwa kita punya pemimpin umat yakni Tuhan YME yang menugaskan kita semua untuk melaksanakan perintahnya dan menjauhi segala larangannya," tegasnya.

Ditambahkan Mamo, pada rangkaian malam hari menghadirkan sejumlah Pembina LMA Nuswantara serta pimpinan adat se-Indonesia.

Baca Juga: Bantu Korban Kabut Asap di Kalimantan Selatan, XL Axiata Salurkan Paket Bantuan

“Milad ini akan terus dilaksanakan dalam rangka menjaga Marwah leluhur yaitu menjaga adat dan tradisi budaya,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, kegiatan tersebut sebagai uji coba penyelenggaraan Thudong kedua pada awal tahun 2025 mendatang.