JAKARTA, POJOKSATU.id - Timnas Indonesia memasuki babak persiapan serius menuju Piala Asia 2027 usai mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman menyusun agenda uji coba pada November serta pemusatan latihan pada akhir Desember untuk mengasah kekuatan skuad Garuda sebelum bertanding di turnamen Asia.
Gelar tersebut diraih lewat drama panjang di Stadion Gelora Bung Karno. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit sebelum Garuda menang 4-2 lewat adu penalti. Trofi itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia meraih gelar di level senior.
Tantangan berat di Grup F
Herdman menyadari keberhasilan tersebut tidak boleh membuat tim terlena. Lawan di Piala Asia 2027 berada pada kualitas yang berbeda. Turnamen digelar di Arab Saudi dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027, dan Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, serta Thailand. Nama-nama besar itu menuntut persiapan jauh lebih matang.
Karena itu, langkah pertama dipusatkan pada jeda internasional November. Timnas direncanakan menjalani laga tandang di kawasan Timur Tengah. Selain menguji kemampuan pemain, rangkaian pertandingan ini dimaksudkan agar skuad terbiasa dengan kondisi lingkungan yang akan dihadapi saat turnamen bergulir.
Agenda Amman dan rencana Desember
Yordania masuk daftar lawan yang telah diagendakan. Berdasarkan informasi yang beredar, Indonesia dijadwalkan bertandang ke Amman pada 14 November 2026 pukul 01.00 WIB. Kuwait juga disebut sebagai salah satu calon lawan dalam rangkaian uji coba Timur Tengah tersebut.
Setelah rangkaian November, fokus bergeser ke pemusatan latihan akhir Desember. Herdman memanfaatkan waktu itu untuk meracik komposisi skuad final, menimbang opsi taktik, dan memastikan setiap pemain berada pada kondisi terbaik jelang turnamen. Uji coba melawan tim berlevel Asia Barat seperti Yordani dan Kuwait dipilih karena profil permainannya menyerupai tantangan yang menanti di Grup F.






