POJOKSATU.id - Timnas Indonesia memastikan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati pertandingan dramatis melawan Bangladesh pada laga terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026) malam.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, skuad Garuda menang telak 9-2 atas Bangladesh.

Kemenangan besar tersebut menjadi modal penting Indonesia untuk bersaing memperebutkan posisi teratas klasemen akhir Grup A.

Pada pertandingan lainnya yang digelar bersamaan, Malaysia juga tampil meyakinkan dengan mengalahkan Singapura 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Baca Juga: Lima Tahun Berlalu, Timnas Indonesia dan Malaysia Kembali Bertemu: Apa yang Berubah?

Hasil kedua pertandingan ini membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin, tetapi Garuda berhak memuncaki klasemen berkat produktivitas gol lebih tinggi.

Pesta Gol Indonesia di SUGBK

Indonesia langsung tampil agresif sejak menit pertama karena membutuhkan kemenangan besar untuk menjaga peluang melaju ke final.

Mitchell Baker membuka keunggulan Garuda pada menit ke-11 setelah memanfaatkan umpan Ole Romeny.

Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor delapan menit kemudian, membawa Indonesia unggul 2-0.

Baca Juga: Kiper Timnas Indonesia Hijrah ke LaLiga Spanyol, Pengalaman Baru di Negeri Matador

Rizky Ridho memperlebar jarak melalui gol pada menit ke-32. Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-37, tetapi Baker kembali mencetak gol semenit berselang.

Baker menambah gol berikutnya pada menit ke-43, sedangkan Justin Hubner ikut menyumbangkan gol menjelang turun minum.

Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1.

Memasuki babak kedua, Indonesia terus berusaha mempertahankan tekanan.

Luke Vickery mencetak gol pada menit ke-90, sebelum Bangladesh kembali membobol gawang Garuda pada masa tambahan waktu. Skor 7-2.

Dalam situasi ini, Indonesia terancam gagal ke final, sebab di laga lain Malaysia sudah unggul 6-0.

Poin Indonesia dan Malaysia sama di klasemen sementara, namun Negeri Jiran unggul selisih 2 gol.

Artinya, Timnas Garuda butuh tambahan dua gol dalam Waktu sekitar 3 menit tersisa untuk menggusur Malaysia di puncak klasemen.

Benar saja, dalam dua Waktu tersisa anak asuh John Herdman mampu mencetak dua gol krusial.

Masing-masing lewat sundulan Kevin Diks dari Jarak dekatr, disusul gol kelima Mitchell Lee Baker pada laga ini untuk memastikan Indonesia menang 9-2.

Hasil tersebut memastikan Timnas Garuda mengakhiri fase grup dengan catatan produktivitas gol yang menentukan kelolosan mereka.

Malaysia Hajar Singapura 6-0

Pada waktu bersamaan, Malaysia menghadapi Singapura dalam pertandingan yang juga menentukan peluang menuju final.

Harimau Malaya membuka keunggulan melalui penalti Bergson Da Silva pada menit kedelapan.

Stuart Wilkin kemudian menggandakan skor pada menit ke-26 sebelum Bergson kembali mencetak gol pada menit ke-63.

Malaysia terus menekan hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-0.

Hasil tersebut membuat Malaysia mengoleksi tujuh poin, sama seperti Indonesia.

Namun, meski kedua tim memiliki selisih gol yang sama-sama positif, Indonesia unggul dalam jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup.

Garuda mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia mencetak sembilan gol.

Klasemen Akhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

Berikut klasemen akhir Grup A setelah seluruh pertandingan fase grup selesai dimainkan:

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengumpulkan tujuh poin, tetapi produktivitas gol membawa Garuda menempati posisi pertama.

Dengan demikian, Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati persaingan ketat hingga pertandingan terakhir Grup A.

Pada babak final, Indonesia akan menghadapi Thailand yang sudah memastikan status juara Grup B.***