POJOKSATU.id, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif strategis yang fokus pada keberlanjutan lingkungan.
Salah satu upaya penting BRI adalah mendukung target Net Zero Emission pada tahun 2050 dengan menjalankan program-program lingkungan, seperti Zero Waste to Landfill dan BRI Menanam & BRI Menanam Grow & Green.
Direktur Kepatuhan BRI, A. Solichin Lutfiyanto, dalam acara "Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas: Memaksimalkan Peran Jasa Keuangan di Era ESG" menjelaskan bahwa prinsip ESG menjadi bagian penting dalam model bisnis BRI.
Bank ini tidak hanya bertujuan menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Lonsum Serahkan Bantuan Bibit Kelapa Sawit untuk 484 Petani di 11 Desa di Langkat
"BRI berkomitmen untuk memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Program Zero Waste to Landfill dan BRI Menanam Grow & Green merupakan langkah konkret kami dalam mengurangi jejak karbon, memulihkan ekosistem, dan memberdayakan masyarakat," ujarnya.
Program Zero Waste to Landfill berfokus pada pengelolaan limbah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga daur ulang, untuk mengurangi emisi karbon.
Pada tahun 2023, program ini berhasil mendaur ulang 591.203 kg limbah, yang setara dengan pengurangan emisi sebesar 441.817 kg CO₂e.
Selain itu, BRI juga menjalankan program penghijauan besar-besaran melalui BRI Menanam dan BRI Menanam Grow & Green, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga bumi.
Baca Juga: PREDIKSI Susunan Pemain FC Twente vs PEC Zwolle Eredivisie 2024: Mees Hilgers Jadi Andalan The Reds
Pada tahun 2023, sebanyak 904.196 bibit pohon telah didistribusikan ke 2.593 desa di seluruh Indonesia.
Tanaman yang ditanam, seperti alpukat, durian, dan mangga, tidak hanya berfungsi sebagai penyerap polutan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Program ini berhasil menyerap 780.606 kgCO₂e sepanjang tahun 2023.
Ekonom Ryan Kiryanto menyatakan bahwa penerapan ESG meningkatkan reputasi perusahaan di mata investor.
"Investor cenderung memilih perusahaan yang menerapkan prinsip ESG," ujarnya.
Komitmen BRI terhadap ESG mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi pada upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.
BRI bertekad terus berinovasi dalam menciptakan produk dan layanan yang mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.***


