POJOKSATU.id - Kalau kamu mencari destinasi yang benar-benar beda untuk liburan akhir tahun, Bukit Kelam di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, rasanya wajib masuk daftar.
Bukan sekadar bukit biasa, Bukit Kelam dikenal sebagai salah satu batu monolit terbesar di dunia.
Bentuknya yang menjulang kokoh seakan jadi batas alam raksasa yang memeluk kawasan Sintang dari kejauhan. Nah, dari sinilah cerita seru perjalanan dimulai.
Bukit Kelam berada sekitar 20 menit dari pusat Kota Sintang. Letaknya di jalur utama Sintang–Pontianak, sehingga mudah dijangkau siapa saja yang tengah melintas menuju pedalaman Kalimantan.
Begitu mendekat ke area bukit, kamu akan melihat bagaimana tebing batu raksasa itu berdiri tegak, dengan hutan tropis yang menghampar di sekelilingnya. Kesan pertama yang muncul biasanya tak jauh dari kata megah.
Keindahan dan Daya Tarik Bukit Kelam
Selain predikat sebagai monolit raksasa, Bukit Kelam juga terkenal lewat pesona alam yang begitu murni.
Baca Juga: Internet Rakyat, Saat Negara Turun Tangan Menghapus Kesenjangan Akses dari Kota hingga Desa
Dari kaki bukit, kamu bisa menikmati rimbunnya pepohonan, suara burung endemik Kalimantan, hingga kabut pagi yang turun perlahan seperti tirai natural.
Jika cuaca bersahabat, panorama dari atas bukit menawarkan pemandangan Kota Sintang, pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, serta bentangan hutan tropis yang tampak tak berujung.
Di sisi timur terdapat area favorit pengunjung untuk foto—tebing batu yang licin namun memancarkan warna cokelat kehitaman khas batu purba.
Banyak wisatawan bilang, Bukit Kelam seperti Grand Canyon versi hijau karena lanskapnya terasa dramatis namun tetap menenangkan.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Untuk memasuki kawasan wisata, pengunjung biasanya dikenakan tiket masuk dengan tarif yang cukup terjangkau.
Di area kaki bukit sudah tersedia tempat parkir, warung makan, toilet, area camping, hingga spot climbing bagi yang ingin memacu adrenalin.
Beberapa titik juga menyediakan gazebo untuk beristirahat sambil menikmati semilir angin hutan.
Baca Juga: Cek Jadwal Bansos di Sini! BPNT Tahap 4 2025 di Jawa Barat, Dana Rp 600 Ribu Sudah Masuk?
Cara Menuju Lokasi
Akses menuju Bukit Kelam terbilang mudah. Dari pusat Kota Sintang, kamu cukup menyusuri jalan poros ke arah Pontianak.
Banyak petunjuk jalan menuju lokasi, dan rute jalan sudah beraspal mulus. Untuk yang datang dari luar kota, Bandara Tebelian di Sintang menjadi titik masuk udara terdekat, lalu dilanjutkan perjalanan darat sekitar 30 menit.
Acara Akhir Tahun yang Meriah
Nah, momen Tahun Baru di Bukit Kelam biasanya diwarnai berbagai agenda seru.
Mulai dari festival musik lokal, pasar UMKM, pertunjukan budaya Dayak, hingga acara bakar jagung bersama yang digelar warga sekitar.
Baca Juga: 5 Sikap yang Wajib Dihindari Saat Seleksi Wawancara PPG
Beberapa komunitas pencinta alam juga rutin mengadakan camping massal pada malam pergantian tahun, lengkap dengan doa bersama dan sunrise watching di keesokan harinya.
Suasana hangat dan kekeluargaan jadi ciri khas perayaan di tempat ini.
Menutup perjalanan di Bukit Kelam selalu meninggalkan kesan mendalam.
Ada rasa kagum melihat betapa megahnya alam Kalimantan, ada juga ketenangan yang muncul ketika kita berdiri di hadapan batu raksasa yang seakan tak tergoyahkan oleh waktu.
Baca Juga: Kok Bisa? TPG TW 4 ASN Banyak Cair 2 Bulan Padahal Harusnya 3! Ada Apa Sebenarnya?
Semoga kunjunganmu ke sini bisa sekaligus menjadi momen mereset hati menjelang tahun baru—karena kadang, ketenangan alam memang mampu merangkul kita lebih erat daripada kata-kata. ***




