POJOKSATU.id, MEDAN - Sambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/2024, Pemerintah Kota (Pemko) Medan, gelar pasar murah.

Pasar murah ini tersebar di 151 titik yang berada diseluruh kecamatan se-Kota Medan, yang akan berlangsung sejak 5 Maret-5 April 2024.

"Pasar murah di 151 titik ini digelar selama 30 hari sejak 5 Maret 2024 sampai dengan 5 April 2024," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan Agus Suriyono di Medan, Rabu (6/3/2024).

Baca Juga: Cerita Solihin GP Saling Sindir dengan Ali Sadikin, Lemparkan Wacana Penggabungan Jawa Barat dan Jakarta, Sekarang Malah Diseriusin

Dikatakan Agus, pasar murah Pemkot Medan ini merupakan alternatif dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok yang cenderung naik menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Menurutnya harga bahan pokok yang fluktuatif sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah mencari solusi dengan menghadirkan harga bahan pokok yang jauh lebih murah.

"Pasar murah ini menjadi salah satu solusi alternatif untuk menjangkau kebutuhan pokok yang harus dimiliki oleh warga Kota Medan," kata Agus.

Baca Juga: Masih Berstatus Bebas, Kebijakan Kapolri Terkait Desakan Penahanan Firli Bahuri Dipertanyakan

Pihaknya juga berharap pasar murah yang berlangsung selama sebulan ini bisa berjalan dengan baik dan menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah masyarakat.

"Pasar murah ini harus dijadikan refleksi bagi warga Kota Medan, karena tidak setiap kota melaksanakannya. Mudah-mudahan Pemkot Medan bisa terus melaksanakan pasar murah di masa-masa mendatang," tutur Agus.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kota Medan Erwin Saleh menjelaskan pasar murah ini salah satu upaya Pemkot Medan mengendalikan tingkat inflasi harga bahan pokok.

Baca Juga: KPU Sumut Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024 Tingkat Provinsi, Bawaslu Minta Saksi Parpol Jaga Kondusivitas

"Ada 151 titik pasar murah dengan nilai subsidi dialokasikan sebesar Rp4 miliar. Terdapat delapan jenis bahan pokok dijual di pasar murah ini," katanya. ***