SUMUT, POJOKSATU.id- Mutasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi sorotan setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerbitkan surat telegram rotasi jabatan untuk kedua kalinya sejak dilantik pada 1 Oktober 2026.
Perombakan terbaru ini tidak hanya menyasar pejabat di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri dan kepala kepolisian daerah (Kapolda), tetapi juga merambah jajaran pimpinan kepolisian resor di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 199 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) masuk dalam mutasi terbaru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Sebelumnya, Suyudi telah melakukan mutasi terhadap 88 perwira melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dengan demikian, dalam rentang waktu sekitar 10 hari setelah pelantikannya, Kapolri telah menerbitkan dua surat telegram mutasi yang melibatkan ratusan personel Polri.
Informasi mengenai mutasi terbaru tersebut juga disampaikan Divisi Humas Polri pada 11 Oktober 2026. Polri menyebut rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel.
Pergantian jabatan dalam tubuh Polri kali ini memperlihatkan pergeseran personel di sejumlah posisi strategis, mulai dari tingkat pusat hingga kewilayahan.
Pada mutasi 10 Oktober 2026, sejumlah jabatan yang mengalami perubahan di antaranya Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, serta tiga posisi Kapolda.
Posisi Wakabaintelkam Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wawan Muliawan kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Anom Setyadji.
Sementara itu, Wawan mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.
Perubahan juga terjadi pada jabatan Kakorlantas Polri. Posisi yang sebelumnya diemban Irjen Pol Wibowo kini dijabat Brigjen Pol Aries Syahbudin.
Di tingkat kepolisian daerah, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya menjadi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing.
Sementara itu, jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini diisi Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik. Adapun posisi Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani.
Pergantian tersebut menunjukkan bahwa rotasi tidak terbatas pada jabatan operasional di wilayah, tetapi juga mencakup sejumlah posisi penting yang berkaitan dengan fungsi intelijen, lalu lintas, dan kepemimpinan kepolisian daerah.
Selain pergantian pada sejumlah jabatan strategis di tingkat pusat dan Kapolda, mutasi yang dihimpun dalam bahan pemberitaan juga mencakup tujuh posisi Wakapolda.
Salah satu yang menjadi perhatian di wilayah Sumatera Utara adalah pergantian Wakapolda Sumut. Jabatan tersebut kini diemban Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen.
Pergantian ini berlangsung bersamaan dengan rotasi sejumlah pimpinan kepolisian di berbagai daerah lainnya.
Berikut daftar tujuh Wakapolda yang disebut mengalami pergantian dalam bahan mutasi:
1. Wakapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen.
2. Wakapolda Sulawesi Tengah: Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa.
3. Wakapolda Banten: Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho.
4. Wakapolda Aceh: Brigjen Pol Latif Usman.
5. Wakapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Andri Herindra Rahmawan.
6. Wakapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Irwansyah.
7. Wakapolda Jawa Timur: Kombes Pol Feri Handoko Soenarso.
Rotasi jabatan turut menyentuh jajaran kepolisian di Sumatera Utara (Sumut).
Dalam daftar mutasi yang diberikan, posisi Kapolresta Deli Serdang mengalami pergantian.
Kombes Pol Hendria Lesmana disebut digantikan oleh Kombes Pol Muhammad.
Selain jabatan di tingkat Polda, bahan mutasi yang disampaikan juga memuat 27 posisi Kapolres dan Kapolresta di berbagai wilayah Indonesia.
Daftar tersebut mencakup sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat.
Berikut daftar namanya:
1. Kapolresta Surakarta/Solo, Polda Jawa Tengah: AKBP Candra Sasongko.
2. Kapolres Serang, Polda Banten: AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi.
3. Kapolres Cilegon, Polda Banten: AKBP Andika Adi Pradana.
4. Kapolresta Gorontalo, Polda Gorontalo: Kombes Pol Budhi Batara Pratidina.
5. Kapolresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur: AKBP Bobby Adimas Candra Putra.
6. Kapolres Cimahi, Polda Jawa Barat: AKBP Endy Desianto.
7. Kapolresta Banyumas, Polda Jawa Tengah: Kombes Pol Dhovan Oktavianton.
8. Kapolresta Sleman, Polda DIY: AKBP Dhimas Prasetyo.
9. Kapolresta Deli Serdang, Polda Sumatera Utara: Kombes Pol Muhammad.
10. Kapolres Ngawi, Polda Jawa Timur: AKBP Mohammad Amirul Hakim.
11. Kapolres Batu, Polda Jawa Timur: AKBP Panji Gedhe Prabawa.
12. Kapolres Probolinggo, Polda Jawa Timur: AKBP Lucky Permana Putra.
13. Kapolres Wonogiri, Polda Jawa Tengah: AKBP Deni Septiawan.
14. Kapolres Kulon Progo, Polda DIY: AKBP Agus Prihadinika.
15. Kapolresta Denpasar, Polda Bali: Kombes Pol I Wayan Winaya.
16. Kapolrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah: Kombes Pol Erlin Tang Jaya.
17. Kapolresta Samarinda, Polda Kalimantan Timur: Kombes Pol Eko Novan Prasetyo Puspito.
18. Kapolres Kepulauan Seribu, Polda Metro Jaya: AKBP Wikha Ardilestanto.
19. Kapolres Bogor, Polda Jawa Barat: AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
20. Kapolres Bangkalan, Polda Jawa Timur: AKBP Rossa Purbo Bekti.
21. Kapolres Cianjur, Polda Jawa Barat: AKBP Beddy Suwendi.
22. Kapolres Seruyan, Polda Kalimantan Tengah: AKBP Gusti Agung A Udayani Addi.
23. Kapolres Tegal, Polda Jawa Tengah: AKBP Febriyani Aer.
24. Kapolres Salatiga, Polda Jawa Tengah: AKBP Afrito Marbaro.
25. Kapolres Mojokerto Kota, Polda Jawa Timur: AKBP Dody Munandar.
26. Kapolres Lombok, Polda Nusa Tenggara Barat: AKBP Muhaemin.
27. Kapolres Parigi Moutong, Polda Sulawesi Tengah: AKBP Heri Edrino Sihombing.






