POJOKSATU.id - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi digital yang semakin cepat membawa perubahan besar di berbagai sektor kehidupan.

Tidak hanya menghadirkan inovasi baru, perkembangan teknologi kini juga menuntut adanya kolaborasi lintas bidang agar solusi yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melihat kebutuhan tersebut, School of Computer Science BINUS University menghadirkan The 11th International Conference on Computer Science and Computational Intelligence (ICCSCI) 2026 yang berlangsung pada 18–19 Juni 2026 di BINUS @Medan Campus.

Baca Juga: Perencanaan Wilayah dan Kota, Jurusan yang Merancang Tata Ruang dan Masa Depan Kota

Mengangkat tema “Fostering Human-Centered and Inclusive Innovation for a Digitally Empowered Society”, konferensi ini menjadi wadah pertukaran gagasan bagi akademisi, peneliti, praktisi teknologi, hingga pelaku industri dari berbagai negara.

Penyelenggaraan ICCSCI 2026 menjadi bagian dari rangkaian perayaan 45 tahun BINUS University sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam mendorong perkembangan riset dan inovasi teknologi yang berorientasi pada manusia.

Melalui forum ini, para peserta membahas berbagai isu strategis mulai dari pengembangan AI, keamanan teknologi, Internet of Things (IoT), robotics, hingga transformasi digital.

Baca Juga: Teknik Pengairan, Avatar di Dunia Nyata, Ahli Mengatur Aliran Air untuk Pertanian dan Infrastruktur

Sejumlah pembicara internasional turut memberikan pandangan terkait masa depan teknologi.

Prastudy Fauzi, Ph.D dari Nanyang Technological University, Singapore membahas pentingnya privacy-preserving technologies dalam menjaga keamanan sistem berbasis AI, blockchain, dan electronic voting.

Sementara itu, Prof. Poltak Sihombing dari Universitas Sumatera Utara memaparkan konsep smart society melalui pemanfaatan IoT, AI, dan robotics yang tetap menempatkan manusia sebagai pusat inovasi.

Baca Juga: Dugaan Sambungan Ilegal PDAM Tirta Jati Mencuat, FORMASI Desak APH Periksa Direksi dan Audit Total

Selain itu, Jae-Hyeon Park, Ph.D selaku Lecturer Specialist dari BINUS University turut membahas pemanfaatan teknologi melalui pendekatan signal analysis dan artificial intelligence.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan sesi Tech Update bertajuk “AI, Kita dan Masa Depan” bersama Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Profesor bidang Artificial Intelligence BINUS University.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai perkembangan AI serta dampaknya terhadap industri, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari.

Menurut Prof. Derwin, ICCSCI 2026 menjadi bagian dari upaya akademik BINUS untuk terus mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memperkuat jejaring riset internasional.

Baca Juga: Tak Ada Alasan Kuat Menahan Roy dan Tifa, Refly Harun akan Ajukan Penangguhan Penahanan

“ICCSCI 2026 mencerminkan semangat School of Computer Science BINUS University untuk terus relevan dengan dinamika perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat konektivitas dengan komunitas akademik dan riset di tingkat internasional,” ujar Prof. Derwin.

Direktur Kampus BINUS @Medan, Tri Juniarty, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran ICCSCI di Medan menunjukkan komitmen BINUS dalam menghadirkan ruang kolaborasi global yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu, tetapi juga menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

“Melalui penyelenggaraan ICCSCI 2026 di BINUS @Medan, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi global yang mempertemukan para peneliti dan akademisi untuk berbagi wawasan serta memperkuat pengembangan inovasi teknologi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BINUS, khususnya di momentum 45 tahun, untuk terus berkontribusi dalam mendorong terciptanya ekosistem pendidikan dan riset yang berdampak, khususnya di Sumatera Utara,” jelas Tri Juniarty.

Baca Juga: Syok! Begini Cerita Arafah Rianti Saat Temukan Kebiasaan Gamer di Rentalnya, Dokter Mata Pun Angkat Bicara

Melalui ICCSCI 2026, BINUS University menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang terkoneksi secara global.

Tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan industri dalam menciptakan inovasi digital yang inklusif.

Sebagai Global Digitalpreneur Campus, BINUS @Medan terus memperkuat posisinya sebagai kampus yang mendorong pengembangan teknologi, kewirausahaan digital, dan kolaborasi internasional.

Kehadiran konferensi berskala global ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi BINUS terhadap perkembangan teknologi dan pendidikan di Sumatera Utara. ***