POJOKSATU.id – Calon presiden (cawapres) nomor 02, Gibran Rakabuming Raka tetap menerima saat salah satu akun media sosial X yang menyebut Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) miliknya hanya mencapai 2,3.

Namun hal ini menjadi pertanyaan Gibran kepada pengunggah mengenai ijazah dan nilai IPK-nya.

"Dia punya ijazah saya?, 2,3 itu menurut siapa? apa dia tahu nilai-nilainya?” ungkap putra sulung presiden RI Joko Widodo.

Dengan adanya unggahan nilai IPK hanya 2,3 tersebut, Gibran selaku cawapres tak mau ambil pusing, sehingga ia menerima segala masukan.

Baca Juga: Ubah Kotoran Hewan Jadi Tomat, Inilah yang Dilakukan Mahasiswa KKN-T IPB University Bersama PKBM Al-Hijrah

“Masa sih? Ya ndak apa-apa lah. Terima kasih masukan-masukannya,” ujar Gibran.

Sebelumnya salah satu akun X bernama @BangBudiKur mengunggah foto yang digadang-gadang ijazah milik Gibran Rakabuming Raka.

 

"Gibran itu lulus S1 dapat nilai lower second class honours (setara 48). Untuk nilai segitu, daftar kuliah master aja susah diterima. Itu setara IPK 2.3 kalau sistem Indonesia," bunyi cuitan dengan foto ijazah Gibran.

Sedikit informasi, gelar Lower Second Class Honours yang dimiliki Gibran merupakan salah satu penghargaan dalam sistem penilaian dan penghargaan yang berlaku pada pada perguruan tinggi Inggris. Berbeda dengan di Indonesia yang menerapkan sistem IPK.***

Artikel ini ditulis oleh Syawal Gilang Cahyadi dengan judul "Tetap Terima Saat Nilai IPK-nya Disebut Hanya 2,3, Gibran: Ya Ndak Apa-apa Lah. Terima kasih Masukan-masukannya".