POJOKSATU.id - Untuk menjaga sepeda motor tetap dalam kondisi optimal, perhatikan tanda-tanda yang menunjukkan perlunya servis berkala sesuai jadwal pabrikan.
Servis rutin tidak hanya memastikan performa motor tetap prima, tetapi juga memperpanjang usia komponen serta meningkatkan keselamatan berkendara.
Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman, menegaskan, “Mengabaikan servis berkala dapat berdampak buruk, seperti menurunnya performa mesin, boros bahan bakar, dan kerusakan komponen penting. Akibatnya, biaya perbaikan pun bisa melambung tinggi. Oleh karena itu, servis rutin sangat penting untuk menjaga performa mesin, mencegah kerusakan serius, dan memperpanjang umur sepeda motor.”
Jika sepeda motor tidak diservis secara rutin, beberapa masalah bisa muncul, seperti motor yang sulit dihidupkan, terutama di pagi hari.
Hal ini bisa disebabkan oleh busi yang kotor atau sistem bahan bakar yang tidak berfungsi dengan baik.
Kualitas pembakaran yang menurun di ruang bakar mesin dapat menyebabkan penumpukan kotoran pada sistem bahan bakar dan ruang bakar.
Akibatnya, pembakaran menjadi tidak sempurna, yang sering ditandai dengan keluarnya asap hitam dari knalpot dan penurunan tenaga motor.
Selain itu, baterai pada sepeda motor memiliki peran vital dalam sistem kelistrikan. Jika tidak diperiksa secara berkala, baterai bisa cepat habis atau rusak.
Baterai yang lemah akan membuat lampu-lampu redup, klakson tidak nyaring, dan motor menjadi sulit dihidupkan.
Saat ini, semua sistem sudah terintegrasi dengan ECU, yang sumber energinya bergantung pada baterai.
Masalah lain yang sering dialami adalah peningkatan konsumsi bahan bakar.
Jika sepeda motor terasa lebih boros dari biasanya, mungkin ada masalah pada karburator, injektor bahan bakar, atau filter udara yang tersumbat.
Semua ini memerlukan pemeriksaan, dan mungkin juga penggantian komponen.
Selain itu, mesin sepeda motor akan bekerja optimal jika menggunakan oli sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan.
Mengganti oli secara rutin adalah salah satu bentuk perawatan penting yang tidak hanya memperpanjang umur mesin, tetapi juga membuat kinerja mesin lebih optimal, sehingga tarikan mesin terasa lebih ringan.
Fungsi oli selain sebagai pelumas utama juga untuk menyebarkan panas ke seluruh bagian mesin dan menjaga kebersihan mesin.
Saat menentukan waktu penggantian oli, banyak orang menggunakan jarak tempuh kilometer sebagai acuan. Namun, masa pemakaian mesin juga perlu diperhatikan.
Saat terjebak macet, meskipun jarak tempuh tidak bertambah, mesin tetap bekerja dan oli tetap bersirkulasi.
Oleh karena itu, jika Anda sering berkendara di daerah yang rawan macet, sebaiknya gunakan usia mesin sebagai acuan untuk mengganti oli, bukan hanya kilometer.
Setiap sistem bahan bakar kendaraan dilengkapi dengan filter udara yang berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran sebelum masuk ke mesin.
Kondisi filter udara sangat mempengaruhi penggunaan bahan bakar dan performa mesin.
Saat servis, filter udara akan diperiksa, dan jika sudah kotor, bisa dibersihkan atau diganti jika kondisinya tidak layak pakai.
Masalah lain yang sering dirasakan adalah munculnya suara kasar dari mesin sepeda motor.
Jika Anda mendengar suara aneh seperti berisik, ketukan, atau suara yang lebih kasar dari biasanya, hal ini bisa menjadi tanda ada masalah pada mesin atau transmisi yang memerlukan perawatan segera.
“Servis berkala adalah kunci untuk menjaga sepeda motor tetap dalam kondisi optimal. Jangan tunda servis hingga masalah memburuk. Terlebih lagi, jika sepeda motor Anda masih baru atau dalam masa garansi, tidak melakukan servis rutin sesuai ketentuan pabrikan dapat membuat garansi hangus,” ujar Ade.
Saat ini, bengkel resmi Honda atau AHASS tersebar luas untuk memenuhi kebutuhan servis, dengan mekanik yang ahli dan penggunaan suku cadang asli untuk memastikan kualitas terbaik.***



