POJOKSATU.id- Suasana apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma mendadak memanas setelah Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE, MM, memergoki sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) merokok saat apel masih berlangsung.
Peristiwa ini langsung viral dan memicu perbincangan luas, mengingat momen teguran keras sang bupati terekam oleh staf dan menyebar cepat di media sosial.
dilansir laporan Kompas Regional, insiden itu terjadi saat apel pagi rutin digelar di halaman kantor Pemkab Seluma.
Baca Juga: Minta Maaf ke SBY, Namun Tak Ada Larangan Bagi Kajian Online Bahas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Di tengah barisan, Bupati Teddy melihat beberapa ASN yang asik merokok, padahal apel belum selesai dan seluruh pegawai diwajibkan tertib.
Melihat hal tersebut, ia langsung menghampiri dan memberikan teguran keras tanpa basa-basi.
Menegaskan bahwa perilaku itu tidak bisa ditoleransi dalam lingkungan pemerintahan mana pun.
Baca Juga: Kericuhan Usai Sidang Dakwaan Nadiem Makarim, Wartawan Protes Eks Mendikbud Digiring Keluar
Bupati Teddy menegaskan bahwa disiplin ASN adalah harga mati, dan setiap pegawai wajib memberi contoh baik kepada masyarakat.
Ia bahkan menyebut, jika pelanggaran seperti ini dibiarkan, maka martabat pemerintahan daerah akan dipertanyakan.
Teguran tersebut bukan hanya ditujukan kepada pegawai yang kedapatan merokok.
Baca Juga: Bupati Karawang: ASN Malas Siap-siap Turun Jabatan!
Tetapi juga sebagai peringatan bagi seluruh ASN untuk menjaga sikap selama jam kerja, terlebih saat kegiatan resmi.
Sikap tegas Bupati Seluma ini bukan hal baru.
Sebelumnya, seperti dilaporkan PedomanBengkulu, Teddy Rahman telah memberikan warning keras kepada semua ASN dan PPPK agar tetap menjunjung tinggi kode etik dan menjaga kehormatan institusi pemerintah.
Ia menegaskan bahwa pelanggaran kedisiplinan tidak akan dibiarkan dan bisa berujung pada sanksi administratif hingga pemberhentian.
Fenomena ASN ditegur karena tidak disiplin saat apel ternyata bukan hanya terjadi di Seluma.
Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Keracunan di Warakas, Hasil Pemeriksaan Makanan Minuman Korban Belum Diumumkan
Di daerah lain, beberapa kepala daerah juga tercatat pernah menegur pegawai yang merokok atau bertingkah tidak pantas saat upacara.
Misalnya, di Lampung, seorang bupati pernah memarahi ASN yang kedapatan merokok dan duduk santai saat upacara kemerdekaan.
Hal ini memperlihatkan bahwa isu kedisiplinan ASN memang menjadi sorotan nasional.
Insiden di Seluma ini pun menuai beragam reaksi dari masyarakat.
Baca Juga: Minta Maaf ke SBY, Namun Tak Ada Larangan Bagi Kajian Online Bahas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Banyak warganet yang mendukung tindakan tegas sang bupati, menyebut bahwa ASN sebagai abdi negara harus memberi contoh dan bukan malah melanggar aturan dasar.
Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai tindakan tegas seperti itu perlu terus dilakukan agar budaya kerja di instansi pemerintahan semakin profesional.
Apapun pandangannya, satu hal yang pasti insiden ini kembali membuka mata publik bahwa kedisiplinan ASN masih menjadi pekerjaan rumah besar di banyak daerah.
Baca Juga: Minta Maaf ke SBY, Namun Tak Ada Larangan Bagi Kajian Online Bahas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Teguran keras dari Bupati Seluma diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki etika dan profesionalitas para pegawai negeri.
Sekaligus memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan penuh tanggung jawab.***



