POJOKSATU.id – Ridwan Kamil (RK), bakal calon gubernur Jakarta kini memberikan klarifikasi terkait tweet lamanya berisi sindiran dan nyinyiran kepada warga Jakarta yang viral di platform X dan menjadi bulan-bulanan netizen.

Beberapa tweet lama bakal calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil tersebut kini kembali viral jelang Pilgub Jakarta 2024.

Viralnya tweet lama Ridwan Kamil tersebut, berawal dari akun netizen di X yang kembali mengunggah cuitan sindiran kepada warga Jakarta tersebut.

Baca Juga: Airin Emosional Dicoret Bahlil di Pilkada Banten, Ngaku Ditugaskan Golkar Mulai 3 Tahun Lalu

Memang RK pun mengakui bahwa memang sejak 12 hingga 15 tahun lalu, ia sangat aktif bermain Twitter atau saat ini X.

Kini, salah satu tweet lamanya tersebut pun mengundang perhatian kembali, setelah diupload ulang dalam bentuk screenshot dengan bunyi:

"Tengil, gaul, glamor, songong, pelit, gengsian, egois, pekerja keras, tahan banting, pamer, hedon. Itu karakter org JKT #citybranding." Tulis Ridwan Kamil dalam tweet lamanya itu.

Baca Juga: Upacara Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut Diundur, Panitia Besar Berharap Jadi Momentum Bersejarah

Akibat viral tweet lamanya itu lah yang akhirnya membuat Ridwan Kamil jadi sorotan dan dihujat netizen di sosial.

Meski demikian, Ridwan Kamil telah menghapus tweet lama berisi sindiran terhadap karakteristik warga Jakarta tersebut.

Tetapi, nasi sudah menjadi bubur, jejak digital tetap ada dan tidak akan bisa hilang.

Baca Juga: Ada PERBAIKAN DOKUMEN, Tapi Jangan Lupa ISI PRESENSI Saat Lapor Diri PPG Guru Tertentu Tahap 2 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), TUTUP 27 Agustus

Memang, Ridwan Kamil juga mengakui bahwa dirinya sangat bebas berekspresi di X dengan membuat cuitan-cuitan berisi kritikan atau sindiran seperti di atas tersebut.

"Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir."

"Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah-bahkan julid," tweet Ridwan Kamil yang ditulis, Minggu 25 Agustus 2024, yang dikutip POJOKSATU.id pada Senin, 26 Agustus 2024.

Sebagai informasi, Ridwan Kamil pernah menjadi Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat sebelum akhirnya maju menjadi bakal calon Gubernur Jakarta.

"Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari walikota sampai gubernur. Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyirin di media sosial."

"Saya sering melihat diri saya yang dulu, netizen yang marah tadi. Bikin saya tersenyum dan sadar," tambah tweet Ridwan Kamil.

Baca Juga: HA-IPB Cabang Australia Resmi Deklarasi, Perkuat Jaringan Alumni di Negeri Kanguru

Selain itu, dalam klarifikasi terbarunya, Ridwan Kamil juga membuat tweet bahwa setiap orang tentu akan melewati fase-fase jadi tukang protes, anak muda yang rebel penuh kritik dan sinisme.

Namun, ungkap RK, semua orang berproses.

"Ibarat anak-anak yang selalu protes pada orang tuanya, remaja yang rebel, pemuda yang kritis dan sinis, pada saatnya akan jadi orangtua yang melihat dari sudut pandang yang berbeda."

Baca Juga: Tiba-tiba Bahlil Coret Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten, Malah Dukung Kader Gerindra dan PKS

"Yang akan bilang pada dirinya sendiri, 'Oh gitu ya saya dulu', dan 'Ternyata begini rasanya di posisi ini,'" lanjut tweet Ridwan Kamil di X.

Tidak hanya memberikan klarifikasi, Kang Emil juga sudah memberikan permintaan maaf bagi pihak yang merasa tersakiti atau tersindir dengan tweet lamanya.

"Untuk twit-twit saya yang lama, saya akui dulu saya kurang bijak dan mungkin kurang literasi, bahkan kurang sopan."

Baca Juga: CATAT! Begini Cara Login dan Cek Penerima PIP Tahap 2 2024 Agustus Pakai NIK Secara Online untuk Siswa SD, SMP, SMA, Cair hingga Rp1,8 Juta

"Saya mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersakiti, terkritik, tersindir, atau terhina dengan cara saya berekspresi."

"Semoga saya bisa lebih baik lagi ke depan. 2017-2018 saya pernah meminta maaf tentang hal-hal ini. Saya banyak belajar," tulisnya lagi.

Dia juga mengaku tak mau membela diri terkait viralnya tweet lama mengenai sindiran soal karakteristik warga Jakarta tersebut.

Dan dirinya memang kurang bijak mengenai tweet-tweet lamanya itu.

"Semua orang pernah protes, tapi proseslah yang akan membuatnya sukses. Katanya masa lalu tidak akan mengubah masa depan, tapi sebaliknya."

"Maafkan aku yang dulu. Mari kita move on," tutup Ridwan Kamil mengklarifikasi tweet julid lamanya terkait sindiran karakteristik warga Jakarta yang kini viral di X.***