POJOKSATU.id- Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Guruh Soekarnoputra mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Guruh SoekarnoputraSabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.
Lewat unggahan Instagram-nya, Ganjar Pranowo menjengungkapkan sempat menjenguk Guruh Soekarnoputra saat masih dirawat di Rumah Sakit Medistra, beberapa Waktu lalu.
Saat itu, Ganjar melihat Guruh terlihat ceria meskipun kondisi kesehatannya tidak sedang baik-baik saja.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Terakhir kali bertemu beberapa waktu lalu saat menjenguk beliau di RS Medistra. Meski sakit, raut mukanya masih terlihat ceria," tulisnya.
Baca Juga: Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Ini Jejak Karier Sang Seniman dari Panggung hingga Parlemen
"Sambil bercanda, beliau bahkan sempat mengajak foto bersama, buat kenang-kenangan katanya. Kami ngobrol cukup lama tentang seni dan budaya," sambungnya.
Mantan anggota DPR RI itu mengungkapkan Guruh adalah seniman sejati yang hidupnya benar-benar untuk seni.
"Saya banyak mendengar cerita tentangnya dari beberapa sahabat, termasuk almarhum Chrisye dan James F Sundah. Dari cerita-cerita mereka, semakin terasa betapa seni dan budaya begitu lekat dengan hidup Mas Guruh. Ke mana pun pembicaraan mengalir, dua hal itu selalu kembali menjadi perhatiannya," tuturnya.
Ganjar mengatakan meski Guruh putra bungsu Bung Karno, tapi beliau bukan hanya manusia politik tetapi seniman berbakat.
Baca Juga: Guruh Soekarnoputra Meninggal di Usia 73 Tahun, Hasto Minta Doa dari Semua Pihak
"Seingat saya, hanya dua kali beliau membahas politik dengan saya. Pertama ketika diskusi tentang nasionalisme dan Pancasila. Dan kedua ketika saya punya gawe di 2024 lalu. Waktu itu beberapa kali Mas Guruh menelepon untuk memberi dukungan dan arahan. Sebuah perhatian kecil yang sangat berarti bagi saya," bebernya.
Ganjar sangat kehilangan sosok Guruh dan berharap karya-karya almarhum selama ini tetap bisa kekal dan melegenda.
"Selamat jalan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Terima kasih untuk persahabatan, perhatian, dan karya-karya panjenengan yang akan terus hidup dan melegenda. Alfatihah," tutup Ganjar.
Seperti diketahui, Guruh Soekarnoputra meninggal pada usia 73 tahun, dan rencananya akan dimakamkan di sebelah makam sang ibunda Fatmawati di TPU Karet, Jakarta. Saat ini, rumah duka Guruh di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta Selatan, ramai dikunjungi pelayat dari berbagai tokoh negeri ini. ***


.webp)
