POJOKSATU.ID- Teka-teki tewasnya Brigpol Setyo Herlambang yang juga sebagai ajudan Kapolda Kaltara di rumah dinas atasannya masih menjadi misteri.

Meskipun pihak Polda Kaltara mengungkapkan bahwa dugaan sementara, Brigpol Setyo Herlambang yang merupakan ajudan Kapolda Kaltara di katakana tewas tertembak senjatanya akibat kelalaian sendiri.

fakta baru tewasnya  Brigpol Setyo Herlambang diungkapkan oleh kuasa hukum keluarga Brigpol Setyo yang mengatakan bahwa dirinya mendapatkan laporan dari keluarga jika ditemukan bekas lebam di bagian tangan dan kaki.

Baca Juga: Keluarga Korban Bullying Cilacap Speak Up Ternyata Ini yang Ketiga dalam Seminggu, Ibu Pingsan Lihat Video

Mekipun demikian pihaknya juga belum bisa memastikan apakah bekas lebam ini terjadi sebelum tewasnya  Brigpol Setyo Herlambang

Aryas Adi Suyanto selaku kuasa hukum keluarga Brigpol Setyo Herlambang menjelaskan bahwa pihak keluarga sendiri masih belum mendapatkan hasil autopsi dari pihak penyidik.

“Pihak keluarga mengatakan jika di tangan kanan korban ada lebam dan kaki sebelah kiri, di mana pihak keluarga juga tidak bisa menyimpulkan apakah itu bekas terkena benda tumpul atau bukan,” terangnya.

Baca Juga: Juara 4 AGT 2023, Putri Ariani Bersyukur dan Sebut Ini Awal Baru untuknya Meraih Impian ke Depan

Sedangkan Kombes Pol Budi Rachmat selaku Kabid Humas Polda Kaltara mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh tentang luka lebam tersebut.

Menurut Kombes Budi, terkait dengan hasil autopsi  Brigpol Setyo Herlambang nantinya pihak penyidik yang berhak menyempaikan secara lengkap dan lebih detil.

Selain itu Kombes Budi menyampaikan bahwa dirinya dan tim penyidik telah menyaksikan rekaman CCTV yang ada di rumah Kapolda Kaltara tersebut.

Baca Juga: Gagasan Ganjar Pranowo Siapkan Lapangan Pekerjaan untuk Disabilitas: Beri Kuota-Siapkan Sekolah Inklusi

Akan teteapi Kombes Budi juga tidak dapat menyempaikan secara detik hasil rekaman yang telah dilihatnya itu.

Sedangkan penemu jasad dari Brigpol Setyo Herlambang pertama kali adalah rekan-rekan sesama ajudan Kapolda Kaltara yang berinisial K.

Kombes Budi menjelaskan bahwa pengakuan penemu jasad yang merupakan saksi K, saat itu terkejut saat membuka kamar yang melihat Brigpol Setyo telah terkapar bersimbah darah.

Baca Juga: Pengacara David Ozora Sebut Pelaku Bullying Cilacap tak Pantas Dilindungi! Setuju?

“Saksi K saat itu sedang berada di dapur dan kemudian masuk kedalam kamar untuk mengambil pakaian,” jelasnya.

Begitu mengetahui kondisi Brigpol Setyo, saksi K langsung menghubungi pihak Mabes dan pihak Mabes segera datang serta melakukan pengecekan terhadap korban. ***