POJOKSATU.ID – Inilah tampang Vita Amalia, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kepahiang, Bengkulu.

Seperti diketahui, nama Vita Amalia belakangan ini tengah ramai jadi sorotan publik di berbagai platform.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai dirinya viral bertindak amoral dengan melecehkan agama, terkhusus Islam.

Baca Juga: 25 Tahun Banten: Kolaborasi Jadi Kunci Menuju Daerah yang Maju dan Berkeadilan

Yang mana, tindak pelecehan itu dilakukan oknum ASN Kepahiang tersebut dengan cara injak Al Quran.

Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari portal media radarkepahiang.disway.id pada Jumat (10/10/2025).

Dalam artikelnya, Sekretaris Kabupaten Kepahiang, Hartono turut mengonfirmasi kasus viral tersebut.

Baca Juga: Wisata Seni di Studio Alam Setu Tangsel Kreativitas dan Alam yang Berpadu

“Sedang jadi perbincangan yang katanya ASN Kelurahan Kampung pensiunan yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji,” terangnya.

“Sudah diinstruksikan Inspektorat dan Asisten I untuk menelusurinya,” lanjut Sekretaris Kabupaten Kepahiang.

Tidak lama setelah ditelusuri pihak berwenang, Vita kembali muncul ke permukaan platform digital.

Baca Juga: Kapolres Karawang Pastikan Dapur SPPG Dikelola dengan Profesional dan Higienis

Bukan dengan sikap amoralnya dengan melecehkan kitab suci kembali, melainkan oknum ASN tersebut tampil untuk memohon maaf.

Dalam permintaan maafnya, Vita mengaku sedang dalam keadaan sakit dan tertekan saat melecehkan agama.

Ditambah, dirinya juga menyampaikan bahwa yang diinjaknya bukan kitab suci umat muslim, yakni Al Quran.

Baca Juga: Siaparia Butarbutar, Perempuan Mentawai yang Buka Akses Keuangan Lewat AgenBRILink di Tengah Keterbatasan

Melainkan, sebuah buku berisikan ayat-ayat pendek hingga memuat rangkaian doa yang tidak lain bernama yasin.

“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, saya atas nama Vita Amelia mengakui atas perbuatan saya yang telah menginjak buku yasin,” ucapnya.

“Kejadian tersebut saya lakukan karena saya dalam kondisi sakit dan tertekan dalam permasalahan pribadi saya,” lanjutnya.

Baca Juga: Panas-panas Tai Ayam Fenomena Purbaya Menteri Terbaik Prabowo, Alami Atau Rekayasa Sistematis?

“Atas kekeliruan dan kesalahan ini saya mohon maaf, dan saya minta mohon maaf untuk kesalahan ini,” imbuhnya. ***