POJOKSATU.ID – Beginilah tampang Fadilla alias Datuk (37) yang melakukan tindak kejahahatan terhadap dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri).

Seperti diketahui, Fadilla alias Datuk ini merupakan pengawal sekaligus sopir keluarga Lady Aurellia Pramesti.

Yang mana, dirinya diketahui telah melakukan penganiayaan terhadap senior Lady Aurellia Pramesti bernama Luthfi.

Baca Juga: Kondisi Terkini Sebastijan Antic Bek Asing PSMS yang Mengalami Cedera Parah serta Peluang Bermain Lawan Dejan FC

Namun, Fadilla alias Datuk kini telah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian atas tindak kejahatannya terhadap dokter koas Unsri di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @neVerAl0nely pada Minggu (15/12/2024).

Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Fadilla tengah digiring pihak kepolisian menggunakan seragam tahanan.

Baca Juga: Apa Pekerjaan Wahyu Hidayat? Orang Tua Korban Penganiayaan Dokter Koas Unsri Disebut Punya Jabatan Mentereng di Palembang

“Pria pelaku pemukulan dokter kosa Unsri di Palembang ditetapkan sebagai tersangka,” jelas di-caption.

“Fadilla terlihat tertunduk lesu dengan tangan terborgol, mengenakan baju tahanan berwarna oranye saat digiring oleh petugas Polda Sumsel,” lanjutnya.

Hal ini juga turut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto terkait penangkapan Fadilla.

Baca Juga: Harta Dedy Mandarsyah Diincar KPK, Netizen Sebut Kasusnya Mirip Mario Dandy Jilid 2

Sunarto menjelaskan bahwa Fadilla melakukan tindak kekerasan terhadap dokter koas Unsri tersebut tidak lain atas dasar tidak suka.

Sebab, pihak kepolisian mengungkap bahwa tindakan sopir keluarga Lady ini disinyalir lantaran korban saat itu menunjukkan perilaku tidak menyenangkan.

“Dari keterangan tersangka, dirinya mengakui telah melakukan penganiayaan. la kesal melihat korban berperilaku tidak sopan, baik dalam tutur kata maupun bahasa tubuh," jelas Sunarto.

Baca Juga: Siapa George Sugama Halim? Anak Bos Toko Roti di Jaktim Viral Aniaya Pegawai Diduga Punya Bekingan TNI

Bukan main, korban yang menjadi target kekerasan Fadilla alias Datuk ini sampai diharuskan untuk dirawat di rumah sakit.

Seperti diketahui, kasus ini berawal ketika korban yang saat itu menjabat sebagai ketua koas membuat rencana jadal piket untuk timnya.

Yang mana, diskusi antar dokter koas Unsri itu membuat kesepakatan perihal jadwal piket pada malam hari.

Baca Juga: Mario Dandy Viral Lagi Usai Kasus Dokter Koas Lady Aurellia, Dugaan Korupsi Bapaknya Disebar

Namun, salah satu dokter koas Unsri bernama Lady justru tidak mengindahkan kesepakatan arahan dari seniornya.

Alhasil, Lady yang tidak terima ini sontak melaporkan tindakan seniornya terkait jadwal piket tersebut kepada orang tuanya.

Tidak lama setelahnya, ketua dokter koas Unsri ini dipanggil oleh orang tua Lady di salah satu restoran kawasan Palembang.

Baca Juga: New Honda Scoopy Hadir di Jawa Barat, Siap Jadi Trendsetter Skutik Stylish

Saat bertemu, keduanya sempat membawa alur pembahasan terkait jadwal piket yang telah ditetapkan pada malam hari.

“Lady ini kemudian lapor ke mamanya dan ketua koas Luthfi dipanggil oleh mamanya lady ke restoran terkait jadwal jaga,” jelas cuitan akun X @satria_gigin yang dikutip Pojoksatu.id.

Namun, pembicaraan antara Luthfi dengan orang tua Lady justru berujung mengalami penganiayaan.

Baca Juga: Kronologi Kasus Penganiayaan Pegawai Toko Roti di Jaktim, Pelaku Ternyata Anak Bos Korban

Yang mana, ketua dokter koas ini dianiaya hingga babak belur oleh salah satu pengawal orang tua Lady. ***