POJOKSATU.id, JAKARTA— Sambutan pidato sertijab tak biasa dilakukan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk jabatan Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara, Selasa (15/9).
Purbaya hanya menyampaikan pidato singkat sekira 30 detik di luar dari mukaddimah atau kata pengantar sambutan.
Selain itu, kedua pejabat ini juga tak berjabat tangan usai sertijab atau penyerahan map.
“Bapak dan ibu, bagi saya hari ini adalah momen penting. Tapi saya pikir kepanjangan ini,” kata Purbaya sambil melipat atau meletakkan kata sambutan tertulis yang disiapkan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Dicopot Mendadak Saat Rapat Bersama DPD di Senayan, Ditelpon Mensesneg
“Jadi kan kalau waktu itu saya datang, boleh ngomong panjang karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang kan saya serahkan saja ke Pak Suahasil ke depannya. Saya hanya ngomong pendek saja,” ujar Purbaya.
Purbaya hanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak di Kemenkeu.
“Terima kasih semuanya atas kerjasamanya selama satu tahun terakhir. Assalamu alaikum warohmatullahi wabarkatuh,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ucapan selamat kepada Menkeu Suahasil Nazara yang dilantik Presiden Prabowo, Senin (14/9) siang di Istana Negara Jakarta.
Baca Juga: Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Purbaya, Jadi Alasan Prabowo Copot Menkeu?
Wapres menilai Suahasil merupakan figur yang tepat untuk mengelola keuangan negara berbekal pengalaman dan kompetensi yang dimilikinya.
Pelantikan Suahasil digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Pengangkatan Suahasil tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
Dalam pernyataan tertulisnya, Wapres Gibran menilai Suahasil merupakan figur yang tepat untuk mengelola keuangan negara berbekal pengalaman dan kompetensi yang dimilikinya.***


.webp)

