POJOKSATU.ID – Inilah sosok Septia Adinda (23) salah satu warga Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Seperti diketahui, belum lama ini nama Septia Adinda tengah ramai jadi sorotan publik di media sosial.

Tidak lain, hal ini terjadi usai wanita berusia 23 tahun itu telah jadi korban mutilasi pria bernama Satria Juhanda alias Wanda (25).

Baca Juga: DPC KAI Kota Cirebon Gelar Konsultasi Hukum Gratis di Momen HUT ke-17

Berdasarkan informasi dihimpun, Wanda melancarkan aksi tersebut lantaran korban diduga tidak kunjung lunasi utang.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kaltimpost.jawapos.com pada Jumat (20/6/2025).

Dalam artikelnya, Septia dikonfirmasi tewas lantaran pelaku terlanjur kesal karena utangnya tidak dibayar.

Baca Juga: Ditengah Gejolak Ekonomi, Hadirnya Bea Cukai dan Pengusaha Rokok Lokal Jadi Penyelamat Petani Tembakau

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir saat konferensi pers.

Faisol menuturkan bahwa keduanya tidak memiliki hubungan istimewa, hanya sebatas bisnis utang-piutang.

“Hubungan mereka sebatas teman. Pelaku sakit hati karena utang tersebut tak kunjung dilunasi, padahal sudah ditagih,” jelasnya.

Baca Juga: DPC KAI Kota Cirebon Gelar Konsultasi Hukum Gratis di Momen HUT ke-17

Perlu diketahui, kabar yang menyatakan Septia tewas dimutilasi usai adanya temuan beberapa potongan tubuh pada Selasa (17/6/2025).

Yang mana, potongan tubuh itu berhasil ditemukan para warga di berbagai wilayah kawasan Padang Pariaman.

“Potongan tubuh dibuang di beberapa titik. Kami masih terus menyisir lokasi lainnya karena potongannya tersebar, bahkan berbeda jalur sungai,” jelasnya.

Baca Juga: SUDAH Diumumkan Kementerian Keuangan, Pencairan TPG Triwulan II Dilakukan Mulai Tanggal 23 Juni?

Tidak lama setelah temuan potongan tersebut, pihak kepolisian sontak melakukan penyelidikan lebih dalam.

Hingga akhirnya, aparat kepolisian yang bertugas berhasil menemukan Wanda selaku dalang tindak pembunuhan tersebut.

“Alhamdulillah pelaku sudah diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif,” terang Kapolres Padang Pariaman.

Baca Juga: SPMB 2025: DPR RI Desak Pejabat Daerah Tak Minta Jatah Kursi ke Sekolah-Sekolah

Tidak heran, kasus ini sontak menarik perhatian publik lantaran Septia disinyalir seorang mahasiswi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan Perbankan dan Pembangunan (STIE KBP) Padang.

Namun, berdasarkan data pada Laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Septia sudah tidak lagi aktif sebagai mahasiswi. ***