POJOKSATU.ID – Belum lama ini nama Toto Soegriwo, produser film animasi Merah Putih One for All tengah ramai disorot publik.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai trailer film animasi bertema kemerdekaan tersebut viral di media sosial.
Bukan karena diapresiasi, melainkan film animasi Merah Putih One for All itu dihujat lantaran kualitas grafik visualnya yang dinilai buruk.
Baca Juga: FIFGROUP Young Leader 2025 Tawarkan Beasiswa Rp9 Juta untuk 36 Mahasiswa Terbaik, Cek Syaratnya
Usut punya usut, Toto Soegriwo yang dikenal sebagai produser film animasi ini ternyata juga disebut sebagai direktur production house.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X miliknya @totosoegriwo pada Senin (11/8/2025).
Dalam bio akunnya, Toto mengklaim dirinya sebagai seorang Direktur Kreatif di PT Foromoko Matoa Indah Film.
Baca Juga: PG-PAUD UMPO Ambil Peran di Kongres APG-PAUD 2025, Dorong Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini
Tidak hanya itu, dirinya juga menyebutkan menyandang jabatan sebagai Direktur Utama PT Naura Syifa Production.
Berdasarkan pantauan Pojoksatu.id, PT Foromoko Matoa Indah Film sempat dikenal melalui karyanya, yakni Boven Digoel.
Diketahui, Boven Digoel merupakan sebuah film yang tayang pada 2017 silam dengan latar belakang perjuangan seorang dokter di Papua.
Sedangkan, PT Naura Syifa Production tidak banyak sumber yang menautkan profil maupun karyanya di media online.
Kendati demikian, terkait keterlibatan Toto di kedua production house tersebut belum dapat dipastikan sepenuhnya.
Sebab, minimnya informasi yang menyebutkan bahwa produser film animasi Merah Putih One for All itu memiliki jabatan di kedua production house tersebut.
Baca Juga: Tersangka Ervan Siging Penikam Joel Tanos Cucu 9 Naga Sulut Ternyata Anak Oknum TNI
Tidak heran, latar belakang Toto ramai dicecar publik lantaran telah menciptakan sebuah karya yang menuai kontroversial.
Dikarenakan, karya Merah Putih One for All yang menggelontorkan dana Rp6,7 miliar dinilai kurang sepadan dengan kualitas filmnya.
Meskipun dapat ribuan kritik, Toto justru tidak ambil pusing dan tetap mengakui karyanya layak dipertontonkan.
“Senyuman aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?,” ujat Toto. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



