POJOKSATU.ID- Mengambil momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, serangkaian aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dipastikan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta hari ini, Rabu (28/10).

Aksi yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama gabungan elemen masyarakat ini difokuskan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai pukul 14.00 WIB.

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, mengonfirmasi pergerakan massa yang dihimpun dari berbagai kawasan di luar Jakarta untuk bersatu menyuarakan aspirasi di ibu kota.

"Aksi ini akan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia yang akan turut hadir ke Jakarta," ujar Fathimah melalui keterangan resmi di akun Instagram pribadinya, @fathimahzzhr.

Lima Poin Tuntutan Rakyat

Dalam aksi ini, aliansi mahasiswa mengusung lima tuntutan mendesak yang menyoroti persoalan ekologi, efisiensi anggaran, akses pendidikan, hingga penegakan hukum dan HAM:

Penyelesaian Bencana Ekologis: Mendesak pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas karhutla, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta menuntaskan integrasi tata kelola lahan.

Evaluasi dan Efisiensi APBN: Menuntut wujud APBN yang berpihak pada rakyat serta menghentikan pemborosan anggaran untuk kepentingan politik berkedok program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Mandiri Pangan (KDMP).

Pendidikan dan Lapangan Kerja: Menurunkan biaya pendidikan tinggi, menjamin akses layanan dasar yang merata, serta menyediakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

Reformasi Hukum dan Pemberantasan KKN: Menghentikan penyalahgunaan hukum untuk kepentingan kekuasaan serta menindak tegas Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Jaminan HAM dan Ruang Sipil: Mengembalikan kebebasan bersuara, mengadili para pelanggar HAM, dan menghentikan segala bentuk militerisasi di ruang sipil.

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Mengantisipasi konsentrasi massa di pusat kota, Polda Metro Jaya menerjunkan personel pengamanan dan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga aksi berakhir.

Dirlantas Polda Metro Jaya melalui akun resmi @tmcpoldametro mengonfirmasi empat titik potensi kemacetan utama, yakni kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani.

"Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat pada Rabu, 28 Oktober 2026, diperkirakan terjadi kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus secara situasional," bunyi pernyataan resmi TMC Polda Metro Jaya.

Masyarakat yang hendak melintas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk mengatur ulang waktu perjalanan, menghindari ruas jalan terdampak, serta memanfaatkan rute-rute alternatif sesuai arahan petugas di lapangan***