POJOKSATU.id — Pelantikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, digelar pada Kamis (20/2/2025) pukul 10.00 WIB di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Prosesi ini menjadi momen bersejarah, tidak hanya bagi Sherly Laos tetapi juga bagi masyarakat Maluku Utara yang kini memiliki pemimpin perempuan pertama di daerahnya.
Dalam upacara resmi ini, seluruh kepala daerah, termasuk Sherly Laos, diwajibkan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).
Melalui unggahan di Instagram, Sherly terlihat anggun dalam balutan PDU berwarna putih lengkap dengan sepatu resmi serasi.
Riasan wajahnya dipercayakan kepada makeup artist (MUA) Isabelle Farradiva, yang berhasil menonjolkan pesona dan kewibawaannya sebagai pemimpin daerah.
Baca Juga: 481 Kepala Daerah Terpilih Dilantik Presiden Prabowo Subianto, Bobby Nasution Jadi Gubernur Termuda
Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan diawali dengan kirab dari Monas menuju Istana Merdeka.
Para pemimpin daerah, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, melangkah tegap diiringi sorak-sorai serta doa dari masyarakat yang hadir.
Lambaian tangan keluarga dan pendukung menambah suasana haru dalam prosesi sakral tersebut.
Setibanya di Istana Negara, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden yang dibacakan oleh perwakilan Kementerian Sekretaris Negara.
Keputusan Presiden Nomor 15P Tahun 2025 dan 24P Tahun 2025 mengesahkan pengangkatan gubernur dan wakil gubernur.
Sementara Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 1.00.2.1.3-221 Tahun 2025 dan Nomor 1.00.2.1.3-1719 Tahun 2025 membacakan pengangkatan para bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.
Puncak acara tiba saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin pengucapan sumpah jabatan di hadapan 961 kepala daerah yang dilantik.
Dengan suara lantang dan penuh wibawa, ia membimbing sumpah jabatan yang diikuti serempak oleh para pemimpin daerah.
"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," ucap para kepala daerah serentak, menjadikan ikrar ini sebagai janji suci dalam menjalankan amanah rakyat.
Momen penting lainnya adalah penyematan tanda jabatan kepada enam kepala daerah terpilih oleh Presiden Prabowo Subianto.
Enam kepala daerah itu dipilih sebagai perwakilan dalam pelantikan serentak tersebut. Menariknya, mereka juga mewakili enam agama yang dianut di Indonesia.
Mereka adalah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Islam), Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Katolik), Wali Kota Singkawang Tjhau Chui Mie (Buddha), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Hindu), Wali Kota Manado Andrei Angouw (Konghucu), dan Bupati Merauke Yoseph P. Gebze (Kristen Protestan).
Sherly Laos merasa bangga menjadi salah satu pemimpin yang menerima tanda kehormatan tersebut secara langsung. Semangatnya membangun daerah makin menyala.
Sebagai sosok yang dikenal cerdas dan berkarisma, Sherly diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya.
Dari total 961 kepala daerah yang dilantik serentak, mereka berasal dari 481 daerah di seluruh Indonesia.
Formasi tersebut terdiri dari 33 Gubernur, 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati, 362 Wakil Bupati, 85 Wali Kota, dan 85 Wakil Wali Kota.
Pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga momentum bagi para pemimpin daerah untuk mulai merealisasikan janji kampanye dan membawa daerah mereka ke arah yang lebih baik. ***




