POJOKSATU.id, JAKARTA - Kematian Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu Buddy pada Sabtu (29/4/2023) lalu disimpulkan sementara karena bunuh diri.

AKBP Buddy tewas usai tertabrak KA Tegal Bahari Jakarta-Tegal sekira pukul 9.30 WIB.

PT KAI memastikan bahwa tewasnya Buddy bermula dari keterangan yang disampaikan masinis kereta api Tegal Bahari kepada ke Stasiun Jatinegara. Kemudian, petugas di Stasiun Jatinegara menuju ke lokasi dan melihat adanya mayat di tengah rel kereta api.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di jalur rel kereta api km 12+400 jalur rel dwi ganda (double double track/DDT) petak jalan Jatinegara Bekasi.

Menurut Kepala Humas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunissa mengatakan saat kejadian korban datang seorang diri dan langsung berjalan ke tengah rel.

"Korban itu tiba-tiba ke tengah rel gitu. Udah gitu aja. Sendiri gak ada siapa-siapa," ujar Eva Chairunisa saat dihubungi, Selasa (2/5/2023).

BACA : Terbongkar Kebohongan Cyprus Anthonia Ngaku Paman AKBP Buddy, Ternyata Bukan

Masinis KA Tegal Bahari juga sudah dimintai keterangan oleh polisi dan diketahui bahwa korban sudah berada di tengah rel.

Eva mengklaim, masinis sudah menjalankan sesuai SOP dan KAI itu tidak bisa melakukan pengereman secara tiba-tiba.

"Korban secara tiba-tiba menuju rel pada saat kereta itu sudah jalan pada posisi normal, seharusnya tidak ada yang dilanggar oleh masinis," jelasnya.

Eva menambahkan, secara aturan lokasi AKBP Buddy Alfrits Towoliu tertabrak kereta itu seharusnya steril dari aktivitas masyarakat.

"Kalau memang secara aturan tidak boleh ada masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur rel seperti itu," ungkap Eva.

Reporter: Fandi