POJOKSATU.ID – Belakangan, publik tengah dibuat heboh dengan insiden anomali viral di berbagai platform.
Yang mana, insiden tersebut terjadi saat Presiden Prabowo Subianto tengah menyampaikan pernyataan terkait kerugian negara Rp300 triliun akibat tambang ilegal.
Namun, publik yang mendengar pernyataan itu justru salah fokus dengan gestur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Wagub Banten Dimyati: Ekonomi Syariah Jadi Jalan Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Umat
Sebab, saat Prabowo menyampaikan pidatonya, Bahlil langsung colek kaki Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @zoelfick pada Selasa (7/10/2025).
Dalam unggahannya, gelagat Bahlil itu terekam jelas dalam kamera yang sedang disorot awak media.
Baca Juga: Kemenag Dorong Generasi Muda Literat Lewat Lomba Literasi Keagamaan Nasional
“Bahasa tubuh orang-orang di belakang presiden jadi obrolan netizen,” jelas dikutip pada caption postingan.
“Hanya satu orang paling mencolok, karena paling banyak angguk-angguk, saat lainnya serius,” lanjutnya.
Tidak heran, hal ini sontak menjadi sorotan publik lantaran gestur yang ditunjukkan menimbulkan tanda tanya besar.
Baca Juga: Banten Badminton Open Pelajar 2025 Siap Digelar, Ajang Bakat Muda Menyambut HUT ke-25
Publik menduga, bahwa gerak-gerik Menteri ESDM terhadap Rosan menyiratkan suatu hal terkait pernyataan Prabowo.
Sebab, saat beberapa pemangku kebijakan lainnya sedang fokus mendengar pidato RI 1 itu, Bahlil justru bergelagat menyibukkan diri.
“Kita bisa bayangkan kerugian negara, dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total 300 triliun,” ucap Prabowo.
Baca Juga: BPKH Buka Lowongan 2025, Ada 11 Posisi Asisten Manajer untuk Lulusan Berpengalaman
Oleh karena itu, statement Prabowo yang menyinggung kerugian negara tersebut dinilai pemicu menterinya bertindak demikian.
Sebab, kerugian negara yang ditimbulkan akibat adanya tambang ilegal tidak lain beririsan dengan tugas Bahlil dan Rosan.
Hingga kini, video yang memperlihatkan momen kedua anggota Kabinet Merah Putih tersebut masih terus bergulir jadi perbincangan publik. ***



.webp)