POJOKSATU.id, JAKARTA – Polisi sudah sempat koordinasi untuk mengirimkan Yudo Andreawan ke RS Jiwa usai insiden ngamuk-ngamuk gebrak meja di RS Polri Kramat Jati saat diobservasi.

Namun pengiriman ke RS Jiwa ini akan diputuskan setelah hasil observasi Yudo Andreawan di RS Polri Kramat Jati rampung atau keluar pada Senin (24/4) nanti.

Fakta Yudo hendak dikirim ke RS Jiwa ini diungkap oleh Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah seperti disampaikan ke wartawan, Selasa (18/4).

Yuliansyah menyebut pihaknya sempat koordinasi mengirimkan Yudo Andreawan ke RS Jiwa. Namun itu akan diputuskan setelah hasil observasi keluar pada Senin (24/4) nanti.

Baca Juga :

Terungkap, Yudo Andreawan Anak Siapa, Ini Nama Ayah dan Tanggapan Soal Kelakuan Yudo

"Kemarin katanya mau obrolin apakah orang ini perlu digeser ke rumah sakit jiwa, kalau digeser ke RS berarti dinyatakan gila,” jelas Kompol Yuliansyah.

Observasi kejiwaan Yudo sedang dilaksanakan di RS Polri Kramat Jati selama 7 hari. Dan jika 7 hari dirasa masih kurang, maka observasi ditambah selama 7 hari berikutnya.

“Kalau dirasa cukup, keputusannya langsung main. Apakah dibalikkan ke penyidik atau gimana," jelasnya lagi.

Untuk diketahui, saat ini Yudo sedang menjalani observasi di RS Polri. Dia dibawa ke RS Polri Jumat (14/4) lalu. Yudo diobservasi selama 7 hari pertama atau hingga 21 April.

Observasi dilakukan untuk memeriksa kondisi kejiwaan Yudo yang mengaku mengalami mental disorder.

Yudo Ngamuk Gebrak Meja Administrasi


Yudo Andreawan kembali bikin onar di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Yudo marah - marah sampai menggebrak meja administrasi.

Kompol Yuliansyah mendapatkan laporan dari perawat RS Polri bahwa Yudo menggebrak meja sambil marah-marah.

"Kemarin telepon perawatnya karena ada sempat ngamuk-ngamuk. Kemudian minta dibawakan pakaian sama alat mandi. Kemarin Kanit ke sana. Kumat ngamuk istilahnya," kata Kompol Yuliansyah, Selasa (18/4/2023).

Yudo memaki-maki perawat yang memeriksanya. Yudo bahkan menggebrak meja karena proses administrasi yang menurutnya kelamaan. Marah-marah Yudo ini memang tanpa sebab.

“Kemarin pas mau dibalikin ke RS ngurus administrasi kelamaan, sempat gebrak meja juga 'lama banget katanya'," ujarnya. (ikror/pojoksatu)