POJOKSULSEL, MAROS - Pusat layanan usaha terpadu koperasi dan UMKM atau PLUT KUMKM Kabupaten Maros menjadi role model di Indonesia.

Hal itu karena PLUT KUMKM sudah membangun kemitraan dengan baik bersama beberapa perguruan tinggi dengan sangat cepat.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Siti Azizah mengatakan, sistem kemitraan PLUT KUMKM Maros bisa menjadi contoh bagi PLUT baru maupun PLUT yang sudah ada.

Meskipun masih tergolong baru terbentuk, dirinya memuji kesigapan PLUT KUMKM Maros dalam membangun kemitraan dengan perguruan tinggi.

Siti Azizah membeberkan PLUT KUMKM Maros dijadikan sebagai role model pengelolaan PLUT saat rapat koordinasi (Rakor) program PLUT-KUMKM tahun 2023 di Hotel Mercure Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan, Senin (5/6/2023).

Baca juga

Alasan PSM Masih Disebut Tim Kuat di Indonesia Jelang Hadapi Bali United

Ia mengatakan, PLUT KUMKM Maros bahkan sudah membangun kemitraan dengan halal centre dan BUMN. Langkah itu, kata Siti Azizah. menjadi terobosan tercepat di antara seluruh PLUT.

"PLUT KUMKM Maros ini unik dan gerakan cepat, struktur kemitraannya sudah sanga baik, terbukti dengan sudah bermitra dengan unsur perguruan tinggi, halal center dan BUMN," katanya,

Siti Azizah meminta kepada PLUT yang ada di Indonesia supaya banyak mengadopsi berbagai terobosan yang telah dilakukan PLUT Maros KUMKM Maros.

Sementara itu, Plh UPT PLUT KUMKM Maros, Fajrin Yusuf optimistis bisa mencapai target kinerja yang diajukan. Meskipun PLUT KUMKM Maros masih baru terbentuk

(*/adnan muthalib/pojoksulsel)