POJOKSATU.id, JAKARTA— Polres Metro Jaksel akhirnya membuka dan memperjelas ke publik motif penculikan dan pembunuhan bocah malang asal Pesanggrahan, Jaksel, Alvaro Kiano Nugroho (6).
Menurut polisi, ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, memiliki dendam terhadap istrinya Arum yang dicurigainya berselingkuh selama bekerja di Malaysia.
Lalu Alex Iskandar balas dendam dengan menculik dan membunuh anak tirinya Alvaro Kiano Nugroho yang selama ini tinggal bersama kakeknya di Bintaro Pesanggrahan Jaksel.
Baca Juga: Polisi Perjelas Lokasi Bundir Ayah Tiri Alvaro Kiano di Polres Metro Jaksel, Ruangan Konseling
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto kepada wartawan, Senin (24/11) menyebutkan, polisi menemukan adanya indikasi kuat dorongan emosional pelaku Alex Iskandar.
“Dari handphone yang diamankan, terlapor setelah terang-terangan menuliskan kalimat, gimana caranya gue balas dendam (pada istrinya),” kata Kabid Humas.
Menurut Kabid Humas, pelaku kerap mengirimkan pesan yang menjurus kepada ancaman kepada istrinya Arum yang bekerja di Malaysia.
Lalu rasa dendam dan marah pada istrinya itu membuat pelaku gelap mata dengan menculik Alvaro yang sedang bermain di Masjid Al Muflihun Bintaro Pesanggrahan, Jaksel.
Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho Terungkap, Dibekap Pakai Handuk
Alvaro terus menangis mencari kakeknya saat dibawa ayah tirinya ini sehingga mulutnya dibekap sampai meninggal dunia oleh ayah tirinya itu.
Setelah meninggal dunia, korban sempat dimasukkan ke dalam plastik hitam dan disimpan selama tiga hari di garasi rumah ayah tirinya.
Tiga hari kemudian, barulah jenazah Alvaro Kiano Nugroho dibuangnya di dekat jembatan Kali Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/3/2025).
Sebelumnya, Tugimin (71) , kakek korban Alvaro Kiano Nugroho mengungkap kemungkinan cucunya dibunuh ayah tirinya Alex Iskandar didasari motif kesal dengan istrinya Arum.
"Cemburu sama istrinya, kalau telepon enggak diangkat, dianggapnya istrinya selingkuh, main sama laki-laki lain," kata kakek Alvaro, Tugimin kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11).
Tugimin mengatakan dia mendapat informasi tersebut setelah polisi menginterogasi pelaku.
Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan penculikan dan pembunuhan kepada Alvaro Kiano Nugroho.***



.webp)
