POJOKSATU.ID - Pemerintah terus melakukan terobosan dalam meningkatkan layanan publik berbasis digital.
Salah satu langkah terbaru yang tengah dipercepat adalah integrasi layanan kelahiran dengan kepesertaan BPJS Kesehatan melalui portal digital bernama INAku.
Melalui sistem ini, setiap bayi yang lahir di Indonesia nantinya akan langsung tercatat sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional tanpa perlu proses pendaftaran yang rumit seperti sebelumnya.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menjelaskan bahwa integrasi ini akan menyatukan berbagai layanan yang selama ini berjalan terpisah.
Mulai dari fasilitas kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan, data kependudukan dari Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, hingga sistem BPJS Kesehatan.
“Semua akan terhubung dalam satu alur melalui pendekatan Digital Public Infrastructure,” ujar Rini dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Hujan Disertai Angin Kencang, 25 Titik di Tangsel Terendam Banjir dan 13 Lokasi Longsor
Kunci utama dari sistem ini adalah penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai identitas tunggal yang tervalidasi.
Dengan dukungan pertukaran data secara real-time antar instansi, proses yang sebelumnya memakan banyak tahapan kini dapat dipangkas secara signifikan.
Jika sebelumnya masyarakat harus melalui sekitar sebelas tahapan untuk mengurus berbagai dokumen dan kepesertaan, kini cukup empat tahap utama. Dampaknya, layanan menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan efisien.
Tak hanya itu, integrasi ini juga diyakini mampu memperluas cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan sekaligus mengurangi potensi masyarakat yang belum terdaftar atau exclusion.
Setiap kelahiran akan langsung menjadi pintu masuk bagi kepesertaan jaminan kesehatan.
INAku juga membuka peluang besar bagi BPJS untuk menjangkau lebih luas masyarakat.
Dengan basis data lebih dari 200 juta penduduk yang sudah tervalidasi melalui NIK dan Identitas Kependudukan Digital, distribusi informasi dan edukasi bisa dilakukan lebih efektif.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa INAku bukan menggantikan sistem yang sudah ada.
Portal ini justru berfungsi sebagai penghubung atau pintu depan yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu pengalaman yang utuh bagi masyarakat.
Ke depan, integrasi akan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyediaan informasi hingga layanan penuh yang saling terhubung.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap kualitas layanan publik semakin meningkat dan masyarakat bisa merasakan kemudahan sejak awal kehidupan.***



.webp)
