POJOKSATU.id - Seorang istrinya Bernama Farida Ariyani membuat heboh media sosial. Pasalnya, dia memviralkan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya, seorang ASN Dinas Lingkungan Hidup DKI.
Lewat akun TikTok-nya, @ariyani_batik, Farida membuat surat tertulis yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Dia berharap kasus dugaan KDRT ini mendapatkan respon, karena telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Lingkungan Hidup DKI, sejak 2024.
Namun, dia mengaku belum mendapat tanggapan atas dugaan KDRT sang suami yang disebutnya memiliki jabatan Kepala Bidang (Kabid) .
"Assalamu’alaikum Wr Wb. Kepada Yth Bpk Gubernur @pramonoanung dan Bpk Wakil Gubernur @ranokarno DKI Jakarta. Saya seorang Istri Sah dari seorang ASN : Nama : R PP P, Pangkat : Pembina Tingkat I (IV/b), Jabatan : Kabid Peran Serta Masyarakat, Data dan Informasi Dinas Lingkungan Hidup," tulisnya di akunnya pada tanggal 15 Desember 2025.
Dia menyebut daftar tembusan pihak terkait dalam tersebut, yaitu Sekretaris Daerah DKI Jakarta; BKD DKI Jakarta; Inspektorat DKI Jakarta; Darmawanita DKI Jakarta; Dinas Lingkungan Hidup DKI @DLH Jakarta dan Pusat Perlindungan Perempuan & Anak Provinsi DKI Jakarta @DPPAPP DKI Jakarta.
Baca Juga: Ramai Isu CPNS 2026! Siapa Sebenarnya yang Berhak Menentukan Jadwal Resminya?
Farida menuturkan, selama dalam 7 tahun pernikahan telah mengalami KDRT baik verbal, psikis, mental dan penelantaran nafkah selama 14 bulan, yang membuatnya trauma.
Disebutkannya, telah melaporkan kasus ini ke kantor sang suami, tapi tidak ditanggapi.
"Sebagai korban KDRT, Saya sudah berkirim surat ke Dinas Lingkungan Hidup, BKD dan Inspektorat pada 07 April 2024 . Dan sampai ini laporan saya TIDAK DITANGGAPI. Dan Saya sangat sangat kesulitan untuk menguhubungi Dinas untuk meng - Up Date terkait laporan saya tersebut karena tidak pernah ditanggapi," jelasnya.
Farida mengatakan memiliki bukti KDRT yang dialaminya. "Semua bukti-bukti rekaman suara pengusiran dan KDRT verbal oleh suami saya," tegasnya.
Baca Juga: Beasiswa Pemerintah Brunei 2026 Dibuka, Peluang Kuliah Gratis S1–S2 untuk Mahasiswa Indonesia
Selain itu, dia juga menyimpan bukti penunjang hasil assesmen dari psikolog dan pskiater, saat dirinya memeriksakan diri akibat depresi.
"Saya mengalami depresi dan bukti-bukti yang lain sudah saya kirimkan lama di email Kepegawain Dinas Lingkungan Hidup," tukasnya.
Oleh karena itu, dia berharap Pramono Anung mau mendengarkan curhatannya dan ada tindak lanjut atas dugaan KDRT yang diduga dilakukan suaminya itu.
Baca Juga: Arahan Prabowo Mengejutkan, Bakal Beri 10 Persen Saham Freeport ke Orang Asli Papua, Ini Skemanya
"Mohon bantuannya Pak Gubernur, agar surat aduan saya ditanggapi, diproses secara adil terhadap perlakuan suami saya," ungkapnya.
"Dan saya mendapatkan perlindungan, pertolongan dan hak-hak saya sebagai istri sah. Terima Kasih atas Perhatiannya dan sekali lagi saya butuh pertolongan dan perlindungan," pungkasnya. ***


.webp)
