POJOKSATU.id - Media sosial kembali diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan seorang wanita mengkritik kondisi jalan rusak di wilayah Jawa Barat.

Dalam video tersebut, perekam bahkan menyebut nama Dedi Mulyadi sambil menyoroti genangan air di jalan yang dinilainya masih jauh dari kata layak.

Wanita itu juga sempat membandingkan dengan daerah lain yang dianggap lebih baik, bahkan menyinggung soal meminjam sosok pemimpin daerah lain.

Baca Juga: Warning! PPPK Paruh Waktu Bisa Terancam Setelah Desember 2026, Pemda Masih Ragu Jalankan Aturan SE Mendikdasmen

Ucapan tersebut langsung menuai perhatian luas dari warganet.

Namun, situasi berbalik setelah Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi tegas.

Ia menjelaskan bahwa jalan yang dimaksud bukanlah jalan umum, melainkan jalan inspeksi milik BBWS yang berada di kawasan aliran sungai, sekitar Jonggol.

Baca Juga: Darurat Anggaran! Pemkab Lumajang Bayar Gaji PPPK Lewat Belanja Barang dan Jasa, Ini Fakta Lengkapnya

“Jalan itu memang digunakan untuk alat berat dan aktivitas pengerukan, bukan untuk transportasi masyarakat umum,” ujar Dedi, dikutip Pojoksatu.id dari Instagramnya.

Tak hanya itu, Dedi juga melontarkan pertanyaan yang justru membuat publik ikut penasaran.

Ia mempertanyakan alasan perekam melewati jalur tersebut, padahal tersedia jalan utama yang lebih layak.

Baca Juga: Darurat Anggaran! Pemkab Lumajang Bayar Gaji PPPK Lewat Belanja Barang dan Jasa, Ini Fakta Lengkapnya

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi warganet.

Banyak yang menilai kritik dalam video itu tidak berdasar karena tidak memahami status jalan yang sebenarnya.

“Jadi malu sendiri, padahal nggak tahu faktanya,” tulis salah satu netizen.

Fenomena ini kembali menjadi pengingat pentingnya mengecek fakta sebelum mengkritik di ruang publik.

Alih-alih mendapat dukungan, perekam video justru menjadi sasaran kritik balik dari netizen.***