POJOKSATU.ID- Kapolres Prabumulih AKBP Endro Wibowo akhirnya mencopot jabatan Iptu M Yunus dari jabatannya sebagai Kasikum Polres Prabumulih usai menganiaya seorang bapak tua pengendara motor bernama Jauhari.

"Iptu YS (M Yunus) saat ini sudah saya copot dari jabatan Kasikum Polres Prabumulih," jelas Kapolres, Selasa, 14 Januari 2025.

Kapolres juga mengatakan Iptu M Yunus kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Palembang akibat cedera pada pergelangan tangan dan tulang rusuk yang patah. Menurutnya, setelah yang bersangkutan pulih akan dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Prabumulih.

"Tujuan pencopotan jabatan untuk memudahkan proses pemeriksaan oleh Propam," katanya seperti dikutip.

Baca Juga: Presiden Prabowo Hentikan Impor Beras Demi Kesejahteraan Petani Bikin Full Senyum!

Sebelumnya, Wakapolres Prabumulih, Kompol Eryadi Yuswanto, mengatakan kronologi anggotanya Iptu M Yunus yang menganiaya pengendara bernama Jauhari karena keduanya terjadi insiden kecelakaan lalu lintas.

Di mana saat kejadian korban dan anggotannya sama-sama berjalan dari arah Polres Prabumulih menuju Pasar Prabumulih, Senin, 13 Januari 2025 pukul 10.00 WIB.

"Korban menderita luka pada hidungnya hingga mengeluarkan, dari hasil pemeriksaan dokter terdapat dugaan patah tulang," kata Eryadi.

Sementara menurutnya kondisi Iptu Yunus juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. "Tangan kanannya patah, rusuknya retak, dan terdapat luka robek di kepala," katanya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Prabumulih, Sumatra Selatan, dibuat naik pitam lantaran seorang oknum polisi arogan menendang seorang pria tua hingga berdarah.

Baca Juga: KEMENPANRB Buka PELUANG, Pendaftaran CPNS 2025 Penuhi Kebutuhan 600 Ribu Formasi, SIMAK Syarat Umum, Dokumen dan Cara Cek Formasi Ini

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Prabumulih, Sumatera Barat, tepat di seberang rumah dinas Walikota Prabumulih pada Senin (13/1) pukul 10.00 WIB.

Pelaku penendangan diketahui merupakan anggota Polres Prabumulih, Iptu, M Yunus. Sedangkan korban yang ditendang adalah Jauhari, pria kelahiran Curup, Bengkulu, yang berusia 54 tahun.

Peristiwa ini bermula ketika motor Honda Beat berwarna putih yang dikendarai oleh Jauhari berjalan dari arah Prabumulih menuju ke Palembang.

Ketika hendak berbelok kanan, Jauhari diduga ragu sehingga menyebabkan motornya bertabrakan dengan motor yang dikendarai Iptu Yunus.

Baca Juga: Terungkap! Siapa Biang Berok di Balik Keberadaan Pagar Laut Misterius di Bekasi

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Jauhari terjatuh hingga motor yang dikendarainya terbalik.

Namun alih-alih menolong, Yunus malah mendatangi Jauhari dan menendangnya hingga berdarah.

Dilansir dari akun instagram @palembangkeraz, kejadian tersebut terekam oleh seorang wanita yang menyaksikan langsung di lokasi kejadian.

Pada video yang beredar di media sosial, terlihat korban berkaos merah tengah terduduk di lokasi kejadian sambil menggenggam ponsel. Tampak korban yang sesekali menunduk meneteskan darah dari hidungnya.

Perekam terdengar emosi usai melihat tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut.***