POJOKSATU.ID- Dalam rangka membangun karakter generasi muda Indonesia, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengajak 139 anak yatim dari empat panti asuhan di Jakarta untuk menonton film animasi lokal Jumbo pada Jumat malam (11/4), bertempat di XXI Senayan City, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan ruang hiburan yang edukatif bagi anak-anak, terutama yang berasal dari kalangan kurang mampu.
Film Jumbo dipilih karena mengandung pesan moral yang kuat tentang pentingnya menerima diri sendiri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
“Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang berani, tidak takut bermimpi besar, dan pantang menyerah menghadapi tantangan hidup,” ujar Wapres Gibran dalam keterangan resminya yang dirilis pada Sabtu (12/4).
Film Lokal Sarat Nilai Positif
Jumbo merupakan film animasi karya anak bangsa yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Film ini mengisahkan tentang Don, seorang anak laki-laki bertubuh besar yang kerap menjadi korban perundungan.
Namun alih-alih larut dalam kesedihan, Don justru menemukan kekuatan dalam dirinya dan memilih menjadi pahlawan bagi orang-orang di sekitarnya, termasuk bagi mereka yang sebelumnya mem-bully dirinya.
Cerita Don dianggap relevan dengan banyak anak Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Pesan tentang keberanian, inklusivitas, dan empati menjadi inti dari film yang berdurasi sekitar 90 menit tersebut.
Gibran menyebut, melalui film seperti Jumbo, anak-anak bisa belajar bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan.
“Film ini mengajarkan bahwa menjadi berbeda itu tidak apa-apa. Justru dari perbedaan itu, kita belajar saling memahami dan mendukung satu sama lain,” jelas Gibran.
Kehangatan dan Semangat di Tengah Keterbatasan
Anak-anak yang mengikuti kegiatan nonton bareng ini berasal dari empat panti asuhan: Panti Balita Tunas Bangsa, Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama Tiga, Panti Asuhan Rumah Piatu Muslimin, dan Panti Putra Utama 2 Plumpang. Mereka tampak antusias dan gembira menikmati film, bahkan beberapa di antaranya terinspirasi oleh karakter Don.
“Senang banget bisa nonton bareng Pak Wapres. Filmnya seru dan bikin semangat,” kata Rafi, salah satu anak dari Panti Putra Utama 2.
Gibran juga menyampaikan harapannya agar film-film lokal berkualitas seperti Jumbo dapat terus diproduksi dan menjadi media pembelajaran karakter yang menyenangkan bagi anak-anak Indonesia. Ia menyebut, penguatan nilai-nilai karakter sejak dini merupakan bagian penting dalam membangun generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dukungan Pemerintah untuk Generasi Muda
Kegiatan ini juga menjadi cerminan dari perhatian pemerintah terhadap penguatan karakter anak-anak sebagai fondasi masa depan bangsa. Pemerintah berkomitmen mendorong berbagai program yang mengedepankan pengembangan potensi anak, baik melalui jalur formal seperti pendidikan maupun jalur non-formal seperti film, seni, dan budaya.
Gibran menegaskan bahwa anak-anak Indonesia harus diberikan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang, tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi. Ia juga mendorong para sineas dan kreator lokal untuk terus menciptakan karya-karya inspiratif yang dapat membentuk pola pikir positif generasi muda.
“Jika kita ingin mencetak generasi yang kuat, maka kita harus menanamkan nilai-nilai itu sejak sekarang, sejak mereka masih kecil,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan pembagian bingkisan untuk anak-anak serta sesi foto bersama Wakil Presiden. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan menjadi penanda bahwa perhatian dan kasih sayang adalah bagian penting dari membangun jiwa anak-anak bangsa. ***



