POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus siswi SDN Cisarua 01 berinisial A di Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus viral terkait siswi tersebut.

Yang mana, dirinya diketahui telah diintimidasi oleh sejumlah orang tua murid di SDN Cisarua 01.

Baca Juga: Viral Siswi SDN Cisarua 01 Bogor Diintimidasi Orangtua Murid, Diancam Dikeluarkan dari Sekolah

Berdasarkan informasi dihimpun, siswi tersebut berakhir mendapatkan ancaman dikeluarkan dari sekolah lantaran dinilai nakal.

Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari portal media radardepok.com pada Senin (23/6/2025).

Dalam artikelnya, korban dikonfirmasi mendapat gertakan dari sejumlah orang tua murid usai melakukan aksi perundungan.

Baca Juga: Cek 35 Nama Pendaftar Lolos Seleksi Wawancara Beasiswa Cendekia Baznas Albukhary International University Tahun 2025

“Diduga melakukan perundungan terhadap murid sekolah dasar (SD) karena dianggap nakal,” jelas dalam laporan.

Diketahui, korban yang menjadi target perundungan siswi itu merupakan salah satu anak dari orang tua murid tersebut.

Oleh karena itu, orang tua murid yang tidak terima dengan perlakuan A sontak memberikan ancaman kepada dirinya.

Baca Juga: Kasus Anak Aniaya Ibu Kandung di Bekasi, Komisi III DPR: Tidak Cukup dengan Upaya Represif Saja

Yang mana, siswi tersebut mendapatkan intimidasi dikeluarkan dari sekolah lantaran telah melakukan sebuah kenakalan.

Bukan main, aksi tercela itu dilakukan pelaku sambil mencengkram erat salah satu lengan siswi tersebut.

“Kamu gak usah sama Bu Dede, saya gak akan lapor sama Bu Dede. Saya lapor langsung ke kepala sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Mandailing Natal Belum Lakukan Pengumuman PPPK 2024 Tahap 2 Hingga Hari Ini, Ini Sebabnya

“Langsung ke kepala sekolah biar kamu sekolahnya di-backlist. Jadi dikeluarin di sini. Mau kamu dikeluarin?,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, aksi intimidasi sejumlah orang tua murid itu dilakukan di ruang lingkup sekolah.

Namun, pihak sekolah justru dinilai acuh tidak acuh terhadap tindakan para orang tua murid terhadap korban.

Baca Juga: Remaja Tendang Ibu Kandung di Bekasi, Korban Alami Luka di Kepala dan Pinggang Usai Tersungkur

Padahal, korban yang dikerumuni oleh orang tua murid tersebut disinyalir menangis usai mendapatkan sebuah ancaman.

"Mirisnya, pihak sekolah diduga melakukan pembiaran dalam kasus ini. Sebab aksi 'penghakiman' sepihak dilakukan di ruang kelas," jelasnya.

"Saat di jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sedang berlangsung," lanjut laporan artikel. ***