POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus AKBP Oloan Siahaan, Kapolres Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Seperti diketahui, belum lama ini nama AKBP Oloan Siahaan lantaran telah dinonaktifkan dari jabatannya.
Bukan tanpa sebab, penonaktifan itu terjadi tidak lama setelah Kapolres Belawan tersebut merenggut nyawa seseorang.
Baca Juga: Luncurkan TPST USU, Bobby Nasution: Potensi Pemecah Masalah Sampah di Sumut
Yang mana, AKBP Oloan Siahaan tembak mati seorang remaja tawuran berinisial MS (15) di kawasan Tol Belmera.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Heraloebss pada Rabu (7/5/2025).
Dalam unggahannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan turut menanggapi kasus tersebut.
Baca Juga: Warga Desa Jayamanik Segel Kantor PTPN VIII, Tuntut Janji Perbaikan Jalan Ditepati
Whisnu menuturkan dengan jelas bahwa pihaknya akan memproses penonaktifan jabatan Kapolres Belawan.
“Hari ini saya akan melaporkan kepada Mabes Polri dulu karena kalau Kapolres kan harus dari Mabes Polri (penonaktifannya),” jelasnya.
“Kami juga mengundang Kompolnas untuk bisa hadir dan memonitor hasilnya nantinya. Kita tidak main main terhadap penegakan hukum,” lanjutnya.
Baca Juga: 1.600 Nelayan di Langkat dapat Asuransi, Bobby Nasution: Masuk Dalam UCJ BPJS Ketenagakerjaan
“Kalau memang beliau salah kita tindak, kalau beliau betul kita sampaikan kepada media. Tapi yang penting adalah Polri tetap menjaga keamanan masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, insiden penembakan ini bermula ketika Oloan tengah bertugas memantau beberapa wilayah pada Sabtu (3/5/2025).
Sebab, wilayah yang menjadi perhatian Kapolres Belawan ini disinyalir rentan terjadi aksi kejahatan berupa tawuran.
Baca Juga: JADWAL PENCAIRAN GAJI ke 13, Ini Rincian Lengkap Besaran dan Daftar Penerimanya
Namun, hal yang tidak diinginkan terjadi saat dirinya diadang oleh sekelompok remaja pelaku tawaran pada saat malam hari.
Seperti diketahui, Oloan bertugas menjaga keamanan wilayah usai memimpin apel malam pukul 19.30 hingga 02.00 WIB.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan terkait pengadangan tersebut.
Ferry menjelaskan bahwa mobil dinas yang ditumpangi atasannya itu dijegat oleh sekelompok pemuda di lintasan Tol Balmera.
Bukan main, para pelaku ini juga disebut melakukan pemberontakan dengan melempar batu ke mobil dinas Oloan.
“Mereka sekitar 10 orang dan mengayunkan klewang ke mobil dinas Kapolres Pelabuhan Belawan. Selain itu, mobilnya juga terkena tiga lemparan batu,” jelasnya.
Menyikapi hal ini, Oloan sontak mengambil langkah tegas dengan memberikan peringatan melalui tembakan udara.
Alih-alih demikian, hal tersebut justru semakin memicu para pelaku melancarkan aksinya hingga berulang kali.
Tidak tinggal diam, Oloan langsung mengarahkan tembakan ke arah sekelompok pemuda tersebut.
Baca Juga: Bocoran Besaran Gaji ke 13 yang Akan Diterima PNS Bulan Juni Nanti, Ada yang Capai Rp30 Juta?
Akibatnya, dua orang diketahui mendapatkan luka di bagian tubuh usai ditembak oleh Kapolres Belawan.
Yang mana, MS mendapatkan luka di area perut, dan pelaku lainnya berinisial B (17) ditembak pada bagian tangan.
Diketahui, kedua remaja pelaku tawuran ini sontak dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat menggunakan peralatan medis.
Baca Juga: Tragis! Pelajar SMA di Bandung Tewas Ditabrak Mobil Mewah Terobos Traffic Light
Tidak lama setelah menjalani perawatan, pelaku MS tidak dapat ditolong leboih lanjut lantaran terkena tembakan tersebut.
Sedangkan, para pelaku lainnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah rekan-rekan Oloan datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil penyidikan, para pelaku remaja ini ternyata juga positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.
Baca Juga: Program P3N Lemhannas ke-25 Dibuka, Banyak ASN dan Tokoh Ormas Berebut Kursi
“Hasilnya, ada 20 orang yang ditangkap diduga melakukan penghadangan dan tawuran. Dari 20 orang, ada 14 orang positif narkoba jenis ganja,” tandasnya. ***



