POJOKSATU.id, JAKARTA — Sejatinya Gibran Rakabuming Raka ingin menyebut asam folat yang memiliki manfaat penting bagi ibu hamil.

Namun yang terucap dari mulut Cawapres pendamping Prabowo ini malah asam sulfat yang merupakan bahan kimia keras.

Gibran Rakabuming Raka ingin menyampaikan ke publik betapa pentingnya peranan asam folat bagi perkembangan janin bayi demi mencegah stunting atau anak bertubuh pendek.

Ketika Gibran berjumpa pelaku usaha ekonomi kreatif dan influencer dalam acara 'Diskusi Ekonomi Kreatif Bersama Mas Gibran' di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Gibran menyebut ibu hamil harus mengecek kadar asam sulfat.

Baca Juga: Ini Bahaya Asam Sulfat bagi Ibu Hamil dan Anak-anak, Bisa Membakar Mulut dan Tenggorokan

"Lalu ketika hamil harus dicek ya misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi nggak," ujarnya seperti dalam potongan video yang beredar.

Dalam acara Car Free Day (CFD) di Jakarta Pusat, Minggu pagi (3/12/2023), Gibran bersama istrinya Silvia terlihat membagikan susu gratis bagi warga yang hadir di acara itu.

Pada prinsipnya, Cawapres dari Prabowo ini memang mengusung program susu gratis bagi ibu hamil, makan siang gratis bagi anak sekolah dan susu gratis untuk anak di sekolah.

Baca Juga: Nama- Nama Caleg Partai Buruh Dapil Jawa Barat DPR RI Pada Pemilu 2024

Berikut beberapa hal penting tentang asam folat dan asam sulfat.

Asam Folat

Asam folat adalah bentuk sintetik dari vitamin B9 yang larut dalam air. Vitamin B9 juga dikenal sebagai folat atau folasin. Kandungannya dapat ditemukan di susu.

Asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, mendukung daya tahan tubuh, dan menunjang proses tumbuh kembang janin.

Manfaat asam folat bagi ibu hamil adalah mencegah cacat tabung saraf (neural tube defect), seperti anensefali (janin tidak memiliki otak) dan spina bifida (janin tidak memiliki sumsum tulang belakang).

Baca Juga: KPU Telah Menetapkan 53 Daftar Nama Caleg Kabupaten Bogor Partai Buruh

Selain itu, asam folat juga mencegah anemia defisiensi folat, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat.

Adapun asam folat membantu perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin, membantu pembentukan plasenta, membantu mencegah preeklamsia, yaitu kondisi serius yang dapat terjadi pada kehamilan.

Sumber Asam Folat

Sumber asam folat dapat diperoleh dari makanan dan suplemen. Makanan yang mengandung asam folat, termasuk:

Baca Juga: Berikut Daftar Caleg DPRD Kabupaten Bogor 2024 dari Partai Demokrat

-Sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, seledri, dan lobak.

-Buah-buahan, seperti jeruk, stroberi, dan alpukat

-Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang hijau, dan kacang polong

-Kembang kol

-Brokoli

-Telur

-Susu

Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram (mcg) per hari, mulai dari sebelum kehamilan hingga trimester pertama kehamilan.

Ibu hamil yang memiliki riwayat keluarga dengan cacat tabung saraf dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 4.000 mcg per hari.

Baca Juga: Cek Disini! Inilah Daftar Caleg Partai Buruh DPRD Provinsi Jawa Barat

Asam folat dapat diperoleh dari suplemen yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Suplemen asam folat biasanya tersedia dalam bentuk tablet atau kapsul.

Bahaya Asam Sulfat

Asam sulfat adalah asam yang sangat kuat dan mudah bereaksi dengan air. Zat ini mudah bereaksi pada suhu tinggi dengan banyak logam, karbon, belerang, dan zat lain.

Asam sulfat adalah salah satu zat kimia yang sering digunakan dalam berbagai industri seperti pembuatan pupuk, baterai, dan deterjen.

Zat ini mampu membakar bahan organik seperti kayu, kertas, dan gula.

Asam sulfat adalah asam yang bersifat korosif. Zat ini dapat merusak kulit dan mata apabila ada kontak langsung.

Baca Juga: Wow! Kembali Terpilih Sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Ternyata Segini Jumlah Harta Kekayaan Budi Waseso

Dan apabila menghirup asam sulfat dapat mengakibatkan erosi gigi dan iritasi saluran pernapasan.

Meminum asam sulfat juga akan membakar mulut dan tenggorokan serta menciptakan lubang di perut.

Luka bakar dalam kasus ini mengacu pada luka bakar kimia bukan luka bakar fisik akibat kontak dengan benda panas.

Luka bakar kimia berupa kerusakan jaringan dan perlu penanganan khusus.

Disamping memiliki efek negatif jika terkena tubuh manusia, asam sulfat juga memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.

Asam sulfat bisa digunakan di bidang manufaktur, pengolahan makanan, pengelolaan limbah, farmasi dan pertanian.***