POJOKSATU.id - Kasus kecelakaan yang melibatkan mobil Mitsubishi Pajero yang menewaskan dua orang di Gading Serpong pada 7 April 2023 lalu naik ke tahap penyidikan.
Kasus yang ditangani Satlantas Polres Tangerang Selatan itu sebelumnya belum menemukan titik terang hingga keluarga korban bersuara.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tangsel Ipda Justinus Yunus mengatakan, kasus kecelakaan itu sudah naik sidik usai dilakukan gelar perkara oleh penyidik.
"Iya, sudah naik tahap penyidikan," kata Yunus kepada pojoksatu.id, Rabu (19/4/2023).
Meski kasus itu naik ke tahap penyidikan, pengemudi Pajero berinisial AT belum ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi beralasan jika penyidik belum mendapat 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut ini.
BACA JUGA: Pilu Keluarga Korban Tabrakan Pajero di Gading Serpong, Sempat Ditawari Berdamai hingga Masuk Penyidikan Polisi
"Masih saksi, nanti setelah dapat 2 alat bukti yg cukup kami akan lakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka," imbuhnya.
Disinggung soal jadwal pemeriksaan lanjutan terhadap AT, Yunus tak memerinci lebih lanjut. Ia hanya mengatakan bahwa saksi akan segera diperiksa dalam penyidikan kasus kecelakaan ini
"Rencana hari ini atau besok P," pungkasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan mobil Pajero bernomor polisi H 1725 AQ pada 7 April 2023 lalu menyisakan sejumlah kejanggalan.
BACA JUGA: Mobil Pajero Jadi Penyebab Tabrakan Beruntun 5 Mobil di Bundaran Senayan
Insiden yang menewaskan pengemudi motor honda beat yang dikendarai MG (19) dan YS (19) itu terjadi Jalan JHL Curug Sangereng Gading Serpong Boulevard sekira pukul 00.20 WIB.
Kecelakaan ini berawal ketika Pajero yang dikemudikan AT (20) dan Suzuki Carry pick up yang dibawa R (40) sedang sama-sama melaju searah di Jalan Gading Serpong Boulevard.
Posisi Pajero berada di lajur kanan, sementara Suzuki Carry di sebelah kiri. Sesampainya di TKP, Pajero yang dikemudikan AT itu berbenturan dengan sepeda motor matic yang dibawa YS.
Saat itu YS sedang membonceng MG mengalami oleng akibat ditabrak mobil Pajero dari belakang.
BACA JUGA: Rekontruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Adegan ke 9 Bikin Nyesek, Nyawa Hilang Tertabrak Pajero Pelat RFS
YS meninggal dunia di TKP, sementara MG dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Namun usai sembilan hari dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, MG meninggal dunia pada Minggu (16/4/2023) kemarin.
Reporter: Fandi
Editor: Guruh




